Yayasan Bima Sakti Siap Jadi Wadah Pembelajaran Desa Wisata Lewat ALC Mojokerto

oleh -198 Dilihat
Bupati Mojokerto Gus barra (kiri kemeja putih) dan walikota Surabaya Eri Cahyadi (batik pegang mic) saat berada di Bimasakti farm launching asidewi Mojokerto (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Mojokerto – Yayasan BimaSakti menegaskan kesiapannya menjadi wadah pembelajaran dan pendampingan bagi pengelola desa wisata di Mojokerto. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Asidewi Learning Center (ALC) di Pendopo Bimasakti Farm, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (29/1) sore.

Melalui ALC, Yayasan BimaSakti membuka ruang belajar bagi pengelola desa wisata, tidak hanya dari Mojokerto, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Pusat pembelajaran ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelolaan desa wisata berbasis potensi lokal.

Peluncuran ALC mendapat dukungan penuh dari sejumlah pejabat daerah dan tokoh penting yang hadir. Kehadiran pusat belajar ini dinilai strategis dalam memperkuat pariwisata berbasis desa sebagai penggerak ekonomi lokal.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi langkah Yayasan BimaSakti yang dinilai sejalan dengan upaya mendorong kemandirian desa dalam mengelola potensi wisata alam, religi, dan budaya.

“Potensi yang kita miliki sangat beragam dan perlu dikelola secara profesional agar memberi manfaat bagi desa,” ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Isnawati Sumrambah menilai ALC menjadi solusi atas tantangan pengelolaan desa wisata, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi dan pendampingan manajemen.

“Pengelolaan desa wisata harus ditopang SDM yang siap bersaing di era digital dan saya mengapresiasi yayasan BimaSakti yang telah menjadi wadah dengan adanya asidewi di wilayah Mojokerto,” jelasnya.

Dukungan kolaborasi juga datang dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam pengembangan pariwisata. Ia berencana mengintegrasikan promosi kampung tematik Surabaya dengan desa wisata di sekitarnya.

“Ke depan saya akan mengusulkan mempromosikan destinasi wilayah wisata yang ada di Mojokerto melalui video tron supaya pengunjung yang datang ke Surabaya tau ada potensi desa wisata di sekitar Surabaya ya itu Mojokerto,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Deputy Direktur Utama PT Bimasakti Multi Sinergi, Suroto, menegaskan kesiapan Yayasan BimaSakti dalam mendukung digitalisasi pengelolaan desa wisata, mulai dari sistem pembayaran, tiket, hingga pemasaran.

“Kami siap menjadi wadah dan mengawal desa wisata agar dikelola secara transparan, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.