KabarBaik.co – Tim penyelenggara terus mempersiapkan acara ceramah agama yang menghadirkan pendakwah Zakir Naik dan Syaikh Fariq Naik di Stadion Gajayana Kota Malang, Kamis (10/7). Para pekerja mengubah area lapangan berumput itu menjadi lokasi yang nyaman bagi para jamaah yang datang.
Salah seorang panitia, Hakim menjelaskan ide acara yang diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak yang terlibat. ”Konsep acara besok adalah ceramah, tetapi kami akan mengubahnya sedikit berbeda dari yang telah kami lakukan sebelumnya di Solo. Kami berusaha menghadirkan kegiatan yang lebih sopan dan sesuai dengan karakter Malang,” ujarnya saat diwawancara di Stadion Gajayana, Rabu (9/7).
Untuk menjamin kenyamanan selama acara, lanjut Hakim, panitia telah menyediakan 9 ribu kursi yang ditutupi dengan kain berwarna putih. Jika kursi yang ada tidak mencukupi, para tamu bisa duduk di area tribun. Bagian depan acara telah dipersiapkan panggung besar berukuran 20×30 meter dengan tinggi mencapai 1,2 meter yang dilengkapi dengan sistem audio 100 watt dan pencahayaan yang sesuai standar.
”Sebuah panggung yang sangat besar, berkonsep ceramah atau mungkin bisa disebut kuliah. Yang pertama bersifat sopan dan kedua disiarkan melalui saluran televisi milik Zakir Naik,” ucap Hakim.
Hakim menegaskan, terdapat catatan yang mempersilakan semua pemeluk agama boleh berpartisipasi dalam acara tersebut. “Kami tidak dapat menjamin tidak ada agama yang merasa dirugikan dan tidak ada perbandingan antar agama. Namun, kami berusaha untuk tidak menimbulkan konflik atau keresahan di antara umat beragama. Itu sesuai dengan pesan dari Ketua FKUB dan MUI Kota Malang saat kami melakukan diskusi,” tegasnya.
Pihaknya berusaha untuk memastikan bahwa semua fasilitas stadion tetap dalam kondisi baik. Area lapangan sepak bola sudah dilindungi dengan papan pelindung khusus, sehingga aman dari kerusakan. “Jadi, fasilitas stadion dalam keadaan aman, kami semua melindungi, untuk jalur atletik yang baru dibangun kami menyediakan jembatan. Jadi tidak ada yang merusak konstruksi stadion,” pungkasnya.
Terkait pengamanan acara, panitia telah meminta dukungan keamanan sekitar 200-300 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Sementara itu, panitia internal didukung oleh relawan dari berbagai komunitas sebanyak 300 orang terlibat dalam proses registrasi. (*)