Zulhas Tinjau MBG di Jombang, Ungkap Kesenjangan Sekolah Umum dan Madrasah

oleh -87 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 10 at 1.13.28 PM
Zulhas saat meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Jombang (ist)

KabarBaik.co, Jombang— Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Jombang, Jawa Timur, Jumat (10/4).

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas mendatangi SMAN 2 Jombang dan MAN 1. Ia menemukan adanya perbedaan pelaksanaan program antara sekolah umum dan sekolah berbasis agama.

Menurut Zulhas, program MBG di SMAN 2 Jombang sudah berjalan lebih dulu, sementara di MAN 1 Jombang baru mulai direalisasikan pada hari ini.

“SMAN 2 sudah dapat makanan bergizi, sementara MAN 1 ini baru mulai hari ini. Kami sudah dua hingga tiga kali rapat untuk mendorong percepatan, khususnya di sekolah berbasis agama seperti tsanawiyah, aliyah, dan pondok pesantren,” ujar Zulhas.

Ia mengungkapkan saat ini cakupan MBG di sekolah berbasis agama masih sekitar 15 persen. Angka tersebut jauh tertinggal dibandingkan sekolah umum yang telah mencapai sekitar 85 persen.

“Sekolah umum bahkan sudah ada yang berjalan enam sampai tujuh bulan. Sementara di sini baru mulai, sehingga anak-anak sempat mempertanyakan,” tambahnya.

Dalam peninjauan itu, Zulhas juga mengecek langsung menu makanan yang disajikan kepada siswa. Ia menilai kualitas makanan sudah memenuhi standar gizi yang baik.

“Menunya bagus sekali. Ada chicken katsu, buah, sayur, karbohidrat, protein, dan susu. Ini sudah sangat layak,” katanya.

Ia juga mengapresiasi adanya inovasi menu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai mampu membuat variasi makanan lebih menarik bagi siswa.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Jombang Saadatul Athiyah menyambut baik pelaksanaan program MBG di sekolahnya. Ia menilai program ini membantu siswa, terutama dalam mengurangi pengeluaran untuk makan siang.

“Kami tentu senang, karena ini bisa mengurangi uang yang harus dikeluarkan anak-anak untuk membeli makan siang,” ujarnya.

Saadatul menjelaskan program MBG di MAN 1 Jombang baru pertama kali dilaksanakan. Sebelumnya, uji coba sempat direncanakan pada bulan Ramadan, namun tertunda karena padatnya kegiatan siswa.

Saat ini, program tersebut menyasar sekitar 1.500 siswa dari tiga jenjang kelas. Jumlah itu diperkirakan akan berkurang menjadi sekitar 1.000 siswa setelah kelulusan siswa kelas 12.

“Per jenjang ada sekitar 500 siswa. Saat ini masih lengkap tiga jenjang,” jelasnya.

Ia menambahkan distribusi makanan berasal dari SPPG Sambong dan pelaksanaan program ini juga menjadi yang pertama bagi sekolahnya, termasuk dalam proses pendataan penerima manfaat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.