2 Penggali Sumur di Trenggalek Tewas Tertimbun Longsor

oleh -201 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 04 at 12.52.15 PM
Proses evakuasi dua korban tertimbun longsoran di sumur. (Dok. Basarnas Surabaya)

KabarBaik.co, Trenggalek – Dua penggali sumur di Trenggelak tewas saat menggali sumur. Keduanya tewas tertimbun dinding sumur yang ambrol dan longsor.

Kedua korban adalah Nur Rohman, 46, dan Jemiyo, 57. Saat itu keduanya tengah bekerja menambah kedalaman sumur milik warga di Desa Besuki, Panggul, Trenggalek.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi tewas setelah proses evakuasi yang berlangsung di ruang terbatas sedalam sekitar 13 meter.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku Search Mission Coordinator (SMC), mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait setelah menerima laporan mengenai dua pekerja yang tertimbun di dalam sumur.

Nanang melanjutkan satu tim Rescue Pos SAR Trenggalek kemudian diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR. Setibanya di lokasi, tim melakukan asesmen dan menyusun strategi evakuasi. Seorang rescuer diturunkan ke dasar sumur menggunakan sistem vertical rescue untuk menjangkau kedua korban.

Mengingat kondisi sumur merupakan ruang terbatas yang berpotensi memiliki kadar oksigen rendah maupun mengandung gas beracun, rescuer dilengkapi alat pelindung diri (APD) lengkap serta Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA).

Penggunaan SCBA menjadi perlengkapan vital dalam operasi tersebut karena mampu menyediakan pasokan udara mandiri bagi rescuer saat bekerja di ruang terbatas yang tidak dapat dipastikan kualitas udaranya. Peralatan itu juga melindungi petugas dari risiko paparan gas berbahaya yang tidak dapat dideteksi oleh indra manusia.

Setelah berhasil menjangkau korban, rescuer memasangkan tali pada tubuh masing-masing korban untuk proses pengangkatan. Demi menjaga keselamatan personel, rescuer terlebih dahulu ditarik ke permukaan sebelum kedua korban dievakuasi secara bergantian.

Jenazah Jemiyo berhasil dikeluarkan pada pukul 01.05 WIB, sedangkan jenazah Nur Rohman berhasil dievakuasi pada pukul 01.30 WIB.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Trenggalek, Ahmad Taufik, mengatakan proses evakuasi berlangsung aman meski dihadapkan pada kondisi medan yang berisiko tinggi.

Kendala utama yang dihadapi adalah dinding galian sumur yang rawan mengalami longsor susulan serta material tanah bercampur batu dengan ketebalan cukup besar yang menimpa kedua korban di dalam sumur.

Usai dievakuasi, kedua jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Trenggalek, Dinas Pemadam Kebakaran, Koramil Panggul, Polsek Panggul, serta warga sekitar yang turut membantu selama proses evakuasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.