21 TPS3R Beroperasi Hingga Pertengahan 2025, Ini Penjelasan Wali Kota Batu

oleh -185 Dilihat
WhatsApp Image 2025 07 11 at 13.22.37
Lokasi TPS3R Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Komitmen Pemerintah Kota Batu dalam pengelolaan sampah berkelanjutan terus menunjukkan kemajuan. Hingga pertengahan 2025, sebanyak 21 unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) telah beroperasi dari total 25 titik yang ditargetkan.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan bahwa pembangunan empat titik TPS3R yang tersisa akan segera direalisasikan. Ia memastikan tidak ada hambatan berarti dalam penganggaran untuk proyek tersebut.

“Empat TPS3R yang belum berdiri akan segera kami realisasikan. Pemerintah tidak akan membebani pembiayaannya,” ujar Nurochman di sela kegiatannya di TPA lokasi Desa Tlekung, Kota Batu, (11/7).

Sejak 2023, Pemkot Batu telah menutup operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan beralih ke sistem pengolahan berbasis sumber. “Pembangunan TPS3R menjadi solusi utama dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik, dengan tujuan mengurangi beban lingkungan sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari hasil daur ulang,” ujar Nurochman.

Dari catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), produksi sampah di Kota Batu tercatat mencapai lebih dari 52 ribu ton per tahun. Untuk mengelola volume tersebut, pemerintah mendorong sinergi antara berbagai sektor, termasuk masyarakat dan lembaga swadaya.

Selain pembangunan infrastruktur, strategi jangka panjang juga mencakup edukasi lingkungan, pemilahan sampah dari rumah tangga, serta pemberdayaan kelembagaan pengelola TPS3R di tingkat desa dan kelurahan.

“Langkah ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya pengelolaan sampah yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan di Kota Batu,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.