KabarBaik.co — Setiap 27 Agustus diperingati sebagai World Rock Paper Scissors Day atau Hari Suit Sedunia. Peringatan ini mengangkat permainan sederhana yang di Indonesia dikenal sebagai suit atau batu-gunting-kertas, dan telah dimainkan masyarakat di berbagai belahan dunia.
Meski terlihat sederhana, permainan suit memiliki daya tarik universal. Permainan ini dapat dimainkan oleh siapa saja tanpa memerlukan alat khusus, bahasa tertentu, maupun kemampuan fisik tertentu. Pemain hanya perlu menunjukkan salah satu dari tiga simbol tangan, yakni batu, kertas, atau gunting.
Aturannya pun mudah dipahami. Batu mengalahkan gunting, gunting mengalahkan kertas, sedangkan kertas mengalahkan batu. Jika kedua pemain menunjukkan simbol yang sama, permainan dinyatakan seri dan dapat diulang.
Batu, kertas, gunting memiliki sejarah panjang. Sejumlah catatan sejarah mengaitkan permainan tangan ini dengan permainan tradisional di China sejak masa Dinasti Han, sekitar 206 SM hingga 220 M. Bentuk modern batu-gunting-kertas kemudian berkembang di Jepang dan menyebar ke berbagai negara.
Selain menjadi permainan untuk mengisi waktu luang, suit juga kerap digunakan untuk menentukan pilihan secara cepat, seperti menentukan siapa yang mendapat giliran terlebih dahulu atau menyelesaikan perselisihan ringan.
Hari Suit Sedunia bukan merupakan hari internasional resmi yang ditetapkan melalui resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Peringatan ini diinisiasi oleh World Rock Paper Scissors Association (WRPSA) pada 2014 sebagai bentuk ajakan agar masyarakat di seluruh dunia memainkan dan menikmati permainan batu-gunting-kertas.
WRPSA sendiri saat ini menyebut peringatan tersebut berlangsung setiap 27 Agustus dan mempromosikan permainan tersebut sebagai aktivitas yang mudah diakses sekaligus sebagai cabang permainan kompetitif.
Namun, alasan historis mengapa tanggal 27 Agustus dipilih sebagai Hari Suit Sedunia tidak dijelaskan secara pasti. Sejumlah sumber mencatat bahwa hubungan khusus antara tanggal tersebut dengan berdirinya organisasi atau sejarah permainan belum dapat dipastikan.
Hari Suit Sedunia dapat menjadi momentum sederhana untuk kembali menikmati permainan tanpa gawai sekaligus mempererat interaksi antarkeluarga, teman, maupun anak-anak.
Peringatan ini juga mengingatkan bahwa sebuah permainan tidak selalu membutuhkan peralatan mahal. Dengan tiga pilihan sederhana—batu, kertas, dan gunting—dua orang sudah bisa menciptakan permainan yang seru dan kompetitif.
Untuk memperingatinya, masyarakat dapat bermain suit bersama keluarga atau teman, mengadakan turnamen kecil, maupun mengenalkan permainan tersebut kepada anak-anak. (*)






