4.000 Personel Gabungan Amankan Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana Kota Malang

oleh -105 Dilihat
IMG 20260131 WA0005 1
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana. (P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Polresta Malang Kota memastikan kesiapan penuh dalam pengamanan pelaksanaan Mujahadah Kubro peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7-8 Februari 2026. Kegiatan keagamaan berskala besar tersebut diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan, pengamanan kegiatan telah direncanakan secara matang melalui serangkaian rapat koordinasi lintas instansi di berbagai level.

“Rapat pleno bersama Bapak Wali Kota dan jajaran Malang Raya sudah kami laksanakan, kemudian kami tindak lanjuti dengan rapat koordinasi pengamanan, baik di Mapolda Jawa Timur maupun Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Malang,” ujar Kombes Pol Putu di Mapolresta Malang Kota, Sabtu (31/1).

Dari hasil pembahasan tersebut, Polresta Malang Kota menyiagakan sekitar 4.000 personel gabungan untuk mengawal jalannya Mujahadah Kubro. Ribuan personel itu berasal dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Banser, Ansor, tim medis, serta relawan lainnya. “Ada sekitar 4.000 petugas gabungan yang nanti akan mengawal keamanan dan kelancaran jalannya Mujahadah Kubro,” tegasnya.

Menurut Kapolresta, pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran acara, tetapi juga pelayanan maksimal kepada para jemaah agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. “Petugas gabungan akan membersamai peserta dan jemaah, sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berlangsung dengan baik,” katanya.

Kombes Pol Putu juga mengungkapkan, berdasarkan estimasi panitia, jumlah jemaah yang hadir diperkirakan mencapai 50 ribu hingga 80 ribu orang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar Stadion Gajayana.

Oleh karena itu, Kapolresta Malang Kota mengimbau masyarakat untuk memahami adanya pembatasan aktivitas lalu lintas selama kegiatan berlangsung. “Apabila tidak ada keperluan yang mendesak, kami mengimbau masyarakat untuk menghindari akses di sekitar Stadion Gajayana,” tuturnya.

Ia juga mengajak awak media, pelaku usaha, serta influencer di Kota Malang untuk membantu menyebarluaskan informasi terkait rekayasa dan pembatasan lalu lintas kepada masyarakat. “Kami mohon bantuan teman-teman media dan seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan informasi ini, agar warga bisa mengatur aktivitasnya,” ujarnya.

Sementara itu, Dishub Kota Malang telah menetapkan rekayasa lalu lintas di 12 ruas jalan selama pelaksanaan Mujahadah Kubro, di antaranya Jalan Besar Ijen, Jalan Semeru, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Lawu, Jalan Merapi, Jalan Taman Slamet, Jalan Sumbing, Jalan Guntur, dan Jalan Buring.

Putu menegaskan, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersama menjaga kenyamanan jemaah sekaligus meminimalisir dampak kegiatan terhadap aktivitas warga Kota Malang. “Harapan kami, dengan dukungan semua pihak, Mujahadah Kubro ini dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.