5 Buah Perontok Purin Ampuh Atasi Asam Urat Selain Mangga dan Sirsak

oleh -728 Dilihat

kabarbaik co- Asam urat adalah penyakit yang disebabkan oleh penumpukan purin dalam tubuh. Purin adalah zat yang secara alami terdapat dalam beberapa makanan dan minuman. Ketika tubuh memecah purin, menghasilkan asam urat. Jika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, dapat menyebabkan gejala seperti nyeri sendi, pembengkakan, dan peradangan.

Berikut 5 buah perontok purin ampuh atasi asam urat selain mangga dan sirsak:

1. Apel: Apel mengandung pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Konsumsi 1-2 buah apel per hari.

2. Ceri: Ceri kaya akan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan nyeri sendi.

Konsumsi 1 cangkir ceri segar atau 1/2 cangkir ceri beku per hari.

3. Stroberi: Stroberi mengandung vitamin C yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

Konsumsi 1 cangkir stroberi segar per hari.

4. Nanas: Nanas mengandung bromelain, enzim yang membantu mengurangi peradangan dan nyeri sendi.

Konsumsi 1-2 potong nanas segar per hari.

5. Semangka: Semangka mengandung air yang tinggi dan membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine.

Konsumsi 2-3 potong semangka per hari.

Tips:

  • Konsumsi buah-buahan ini secara teratur untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah.
  • Minum air putih yang cukup untuk membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine.
  • Hindari makanan dan minuman yang tinggi purin seperti daging merah, jeroan, seafood, dan alkohol.
  • Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Dengan mengonsumsi buah-buahan perontok purin dan menerapkan pola hidup sehat, Anda dapat membantu mengontrol asam urat dan mencegah komplikasi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Lilis Dewi


No More Posts Available.

No more pages to load.