5 Pendaki Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo, 1 Orang Tewas

oleh -142 Dilihat
Evakuasi pendaki tersambar petir di Gunung Monrolo.
Evakuasi pendaki tersambar petir di Gunung Monrolo.

KabarBaik.co, Maros – Lima pendaki tersambar petir saat berada di puncak Gunung Monrolo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.

“Empat orang dinyatakan selamat, sementara satu orang meninggal dunia atas nama Fauzan umur 25 tahun, warga Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Maros,” kata Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar, Senin (25/5), seperti dilansir ANTARA.

Peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi pada Minggu (24/5) sekitar pukul 17.20 WITA. Saat itu, lima pendaki tengah menuju puncak gunung sebelum cuaca mendadak berubah ekstrem.

Setibanya di puncak, hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Meski demikian, para pendaki tetap berupaya mengambil dokumentasi foto di area puncak. Tidak lama kemudian, petir menyambar dan mengenai kelima pendaki.

Laporan mengenai insiden itu baru diterima Basarnas Makassar sekitar pukul 20.28 WITA. Tim SAR gabungan kemudian langsung disiagakan untuk melakukan evakuasi terhadap para korban, termasuk seorang pendaki yang meninggal dunia di lokasi.

Sebanyak 22 personel SAR gabungan diterjunkan ke lokasi. Tim terdiri dari unsur Basarnas, Damkar Maros, BPBD Maros, SAR Universitas Hasanuddin, Saukang Explore, TRC Teman Berlibur Indonesia, PMI Maros, potensi SAR, hingga warga setempat.

Tim tiba di kaki gunung sekitar pukul 23.30 WITA dan langsung melakukan pendakian malam untuk mengevakuasi korban.

Arif mengatakan, medan terjal dan berbatu menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi. Tim SAR bahkan harus menggunakan tali di sejumlah titik ekstrem untuk mencapai lokasi korban.

“Gunungnya terjal dan berbatu. Ada beberapa titik yang mengharuskan tim menggunakan tali karena medan yang sangat curam. Kendala teknis ini membuat tim membutuhkan waktu ekstra dalam proses evakuasi,” ucap Arif.

Tim SAR akhirnya berhasil mencapai posisi korban di puncak gunung pada Senin dini hari sekitar pukul 05.50 WITA.

Diketahui, Gunung Monrolo memiliki ketinggian sekitar 1.109 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan dikenal sebagai salah satu destinasi favorit pendaki di Maros karena panorama alamnya. Namun, gunung ini juga memiliki kontur bebatuan curam yang cukup menantang.

Untuk mempercepat proses evakuasi, tim gabungan tambahan berjumlah 20 personel kembali dikerahkan pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WITA.

Setelah proses evakuasi selama kurang lebih tiga setengah jam, jenazah korban akhirnya berhasil dibawa turun ke kaki gunung pada pukul 09.20 WITA dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Tompobulu menggunakan ambulans.

Dengan seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 09.26 WITA. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.