Coba bayangkan, pulang liburan dengan kondisi rumah panas, pengap, dan tidak nyaman. Duh, pasti langsung bikin mood drop!
Nah, biar rumah tetap adem walaupun ditinggal dalam waktu lama, ada beberapa tips simpel yang bisa Anda coba. Yuk, simak 7 tips berikut!
1. Tutup Tirai dan Gorden Sebelum Pergi
Cahaya matahari yang masuk lewat jendela bisa meningkatkan suhu ruangan secara signifikan, apalagi kalau rumah Anda menghadap langsung ke arah sinar matahari. Jadi, sebelum pergi liburan, pastikan semua tirai dan gorden tertutup rapat.
Kalau mau lebih maksimal, Anda bisa pakai gorden dengan bahan blackout yang mampu menghalau panas lebih baik. Alternatif lain, gunakan tirai bambu atau roller blind dengan bahan khusus yang bisa mengurangi paparan sinar matahari ke dalam rumah.
Tapi ingat, jangan sampai rumah jadi terasa gelap total, ya! Sisakan sedikit celah untuk sirkulasi udara alami supaya tidak terasa sumpek saat Anda kembali.
2. Pastikan Ventilasi Udara Berfungsi dengan Baik
Ventilasi udara yang baik adalah kunci rumah tetap sejuk, meskipun Anda sedang tidak di rumah. Pastikan jendela memiliki celah kecil yang cukup untuk sirkulasi udara, tapi tetap aman dari risiko kemalingan atau masuknya binatang liar.
Kalau rumahmu punya ventilasi silang (cross ventilation), manfaatkan dengan membuka jendela di dua sisi yang berlawanan. Ini akan menciptakan aliran udara alami yang bisa mengurangi suhu ruangan secara efektif.
Anda juga bisa menambahkan exhaust fan di beberapa ruangan seperti dapur atau kamar mandi. Alat ini akan membantu membuang udara panas dan menggantikannya dengan udara segar dari luar.
3. Gunakan Peralatan Pendingin yang Efisien
Kalau Anda termasuk yang suka mengandalkan AC untuk menjaga rumah tetap adem, pilihlah AC terbaik yang hemat energi dan bisa diatur dengan sistem otomatis. Salah satu opsi yang bisa Anda pertimbangkan adalah DAIKIN Multi-S, sistem AC yang memungkinkan satu unit outdoor mengendalikan beberapa unit indoor secara efisien.
Sebelum pergi, atur AC dengan mode hemat energi atau timer agar tetap menjaga suhu tanpa menghabiskan terlalu banyak listrik. Jika rumahmu menggunakan smart AC, Anda bisa mengontrolnya dari jarak jauh melalui aplikasi di smartphone.
Tapi kalau ingin menghemat listrik sepenuhnya, Anda bisa menggunakan kipas angin yang dipasang di langit-langit (ceiling fan). Kipas ini membantu menjaga sirkulasi udara tetap berjalan, sehingga rumah tidak terasa terlalu pengap meskipun AC dimatikan.
4. Letakkan Tanaman di Dalam Rumah
Tanaman tidak cuma bikin rumah terlihat lebih estetik, tapi juga bisa membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk secara alami. Beberapa tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, dan palem bambu punya kemampuan menyerap panas dan menyaring udara kotor.
Kalau Anda punya halaman atau taman kecil, coba letakkan beberapa tanaman di dekat jendela atau area yang sering terkena sinar matahari. Ini bisa membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah.
Selain itu, tanaman indoor juga bisa meningkatkan kelembapan udara, sehingga rumah terasa lebih nyaman meskipun tidak ada pendingin ruangan yang menyala.
5. Gunakan Material yang Menyerap Panas Secara Minimal
Tahukah Anda kalau material yang digunakan dalam rumah juga berpengaruh terhadap suhu ruangan? Beberapa bahan seperti kaca, logam, atau lantai keramik cenderung menyerap dan memantulkan panas lebih banyak.
Supaya rumah tetap adem, Anda bisa menggunakan material yang memiliki daya serap panas lebih rendah, seperti lantai kayu atau karpet berbahan ringan. Karpet bisa membantu mengurangi efek panas yang dipantulkan dari lantai, sementara kayu cenderung lebih stabil dalam menjaga suhu ruangan.
Kalau memungkinkan, gunakan cat dinding dengan warna terang karena warna-warna ini bisa memantulkan panas lebih baik dibandingkan warna gelap yang menyerap panas lebih banyak.
Menjaga rumah tetap sejuk saat ditinggal liburan ternyata tidak sulit, kan? Dengan beberapa langkah sederhana, Anda bisa pulang liburan dengan suasana rumah yang tetap adem dan nyaman.
Jadi, sebelum packing koper dan berangkat, pastikan Anda sudah menerapkan tips di atas ya!
Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini






