6.000 Warga Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 35 Km di Malang Barat

oleh -518 Dilihat
IMG 20250818 WA0013

KabarBaik.co – Sekitar 6.000 orang ambil bagian dalam kirab bendera merah putih sepanjang 150 meter dari Kecamatan Kasembon menuju Kecamatan Ngantang lalu berlanjut ke Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kirab yang menempuh jarak 35 kilometer itu digelar untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Kegiatan kirab dilaksanakan selama dua hari secara estafet. Rute pertama berlangsung pada Minggu (17/8) dari Pendopo Kecamatan Kasembon menuju Rest Area Mulyorejo, Ngantang. Kemudian, perjalanan dilanjutkan pada hari kedua, Senin (18/8), dari Kecamatan Ngantang menuju Lapangan Pandesari, Kecamatan Pujon.

Salah seorang panitia pelaksana, Eko Prasetyo menjelaskan, kirab ini bukan sekadar peringatan kemerdekaan, tetapi juga napak tilas perjuangan di wilayah Malang barat. “Pujon memiliki sejarah panjang dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Salah satunya perlawanan pejuang Indonesia di bawah komando Brigjen Abdul Manan Wijaya yang kini diabadikan menjadi nama jalan raya di Pujon,” jelas Eko di Kecamatan Pujon, Senin (18/8).

Menurut Eko, kirab bendera ini diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai pelajar, warga umum hingga organisasi kemasyarakatan. Ia menegaskan kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat persatuan. “Selain untuk mengenang jasa para pahlawan, kegiatan ini juga membuat masyarakat Malang Barat semakin kompak,” tegasnya.

Selain kirab bendera, panitia juga menggelar pameran lukisan di Pendopo Kecamatan Pujon. Pameran ini menghadirkan karya-karya seniman dari Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Batu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.