KabarBaik.co – Sebanyak 60 prajurit TNI Angkatan Darat resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Teknik dalam Wisuda Diploma IV Angkatan VI Tahun Pendidikan 2021-2025 di Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Kodiklat TNI AD. Acara yang digelar di Kampus Poltekad, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu itu menjadi simbol keberhasilan TNI AD dalam membentuk prajurit yang tak hanya andal secara fisik, tapi juga unggul secara intelektual.
Dalam wisuda kali ini, atas nama Sertu Chandra Surya Dikara, taruna dari Program Studi Teknik Otomotif Kendaraan Tempur. Dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Akhir (IPA) 3,89 dan menerima penghargaan tertinggi Wikan Çakti Pratama. Saat ditemui, Sertu Chandra mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada keluarga, dosen, pembimbing, serta para komandan yang telah mendampingi perjalanan pendidikannya selama empat tahun.
“Saya bangga menjadi bagian dari prajurit TNI AD yang tak hanya kuat secara fisik, tapi juga intelektual. Ini buah dari kerja keras, ketekunan, dan loyalitas,” terangnya, Jumat (1/8). Bahkan, ia juga menuturkan bahwa jejak sang kakek sebagai prajurit TNI menjadi alasan kuat dirinya untuk meneruskan pengabdian kepada negara.
Sedangkan, dari total 60 taruna yang diwisuda berasal dari tiga program studi, yaitu:
– Teknik Elektronika Sistem Senjata: 20 lulusan, 14 lulus dengan pujian
– Teknik Telekomunikasi Militer: 20 lulusan, 10 lulus dengan pujian
– Teknik Otomotif Kendaraan Tempur: 20 lulusan, 9 lulus dengan pujian
Selain Sertu Chandra, lulusan terbaik lainnya adalah Sertu Ananda Herdi Akbar (Telkommil) – IPA 3,84. Serta, Sertu Rian Putra Eka Setiawan (Elkasista) – IPA 3,82.
Sedangkan, Komandan Kodiklat TNI AD, Letjen TNI Mohamad Hasan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para taruna, meskipun pendidikan dijalani dengan keterbatasan fasilitas. “Meski minim alat dan biaya, mereka mampu menghasilkan inovasi. Beberapa karya seperti mesin pengolah sampah telah kami uji dan akan dikembangkan bersama pusdik lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan mengusulkan peningkatan fasilitas laboratorium dan sarana pendidikan di Poltekad kepada Kepala Staf TNI AD (Kasad).
“Kami ingin Poltekad menjadi pusat inovasi teknologi militer, bukan sekadar tempat pendidikan. Para prajurit harus menjadi teknokrat pertahanan yang siap mencipta dan mengabdi,” tegasnya.
Rangkaian wisuda ditutup dengan pameran karya tugas akhir mahasiswa, yang menampilkan berbagai inovasi teknologi militer dan sistem pertahanan. Acara ini menjadi bukti bahwa lulusan Poltekad tidak hanya unggul dalam nilai akademik, tetapi juga memiliki orientasi pada solusi dan inovasi nyata. (*)








