KabarBaik.co – Amuk si jago merah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini kebakaran melahap kawasan Makam Sunan Prapen, Kecamatan Kebomas. Kebakaran diduga akibat pembakaran sampah tanpa pengawasan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (21/9). Beruntung, kobaran api tidak sampai menyentuh bangunan utama Makam Sunan Prapen. Namun membakar semak dan pepohonan di area sekitar makam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik Suyono menjelaskan, awal mula api berasal dari pembakaran sampah tanpa pengawasan yang merembet ke semak-semak. Petugas yang melihat kebakaran itu langsung melapor ke call center 112.
“Kebakaran dengan cepat membesar dan meluas karena hembusan angin yang cukup kencang,” kata Suyono, Minggu (22/9). Belum lagi banyaknya semak kering dan pepohonan bambu yang dengan mudah terbakar.
Butuh waktu hampir dua jam untuk memastikan api benar-benar padam dengan mengerahkan 6 personel dan dua armada damkar. Amuk si jago merah berhasil dijinakkan sebelum merembet ke area utama Makam Sunan Prapen.
Intensitas kebakaran di bulan September 2024 cukup tinggi. Masyarakat diimbau waspada, apalagi banyak kejadian yang disebabkan kelalaian manusia seperti pembakaran sampah. 1-21 September saja tercatat ada 81 kejadian kebakaran. (*)