KabarBaik.co – Dari tengah kota, para pendemo bergeser ke arah luar kota. Namun saat melewati Jalan Raya Darmo, massa pendemo membakar pos polisi yang ada di Taman Bungkul.
“Para pendemo ada ratusan pakai motor berjalan ke arah Jalan Ahmad Yani. Tiba-tiba ada api, pos polisi Taman Bungkul dibakar,” ujar Wahyu, salah satu pedagang di Jalan Raya Darmo kepada KabarBaik.co, Jumat (29/8).
Mengetahui hal itu, Wahyu segera bergerak cepat menutup kedainya. Dia langsung memerintahkan karyawannya untuk bergegas menutup kedai, khawatir terhadap hal-hal yang tak diinginkan.
Wahyu menambahkan, tak hanya membakar pos polisi, massa juga mencabuti rambu yang ada di sepanjang jalan.
“Rambu-rambu yang ada di jalan juga dicabuti,” kata Wahyu.
Wahyu mengaku terpaksa tutup dan pulang lebih cepat akibat situasi tersebut. Ia bersyukur tak terjadi apa-apa dengan kedai dan seluruh karyawannya.
“Terpaksa pulang cepat, tapi nggak apa-apa. Nggak ada yang terjadi sama kita,” tandas Wahyu.
Dari informasi yang dihimpun, selain pos polisi di Taman Bungkul, massa juga membakar pos polisi yang ada di Jalan Urip Sumoharjo di dekat patung Kerapan Sapi. Pos polisi yang ada di dekat Kebun Binatang Surabaya juga turut dibakar. (*)