Aksi Tanam Pisang Warnai Protes Jalan Rusak Sadang–Kletek, DPUBMSDA Sidoarjo Janji Perbaikan

oleh -123 Dilihat
Warga menanam pohon pisang di jalan rusak. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Salah satu bentuk protes warga yang digambarkan melalui aksi penanaman pohon pisang di badan Jalan Sadang–Kletek, tepatnya di Jalan Raya Sadang–Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Penanaman pohon pisang tersebut menjadi tanda peringatan bagi pengguna jalan agar tidak melintasi titik lubang besar yang membahayakan, khususnya pengendara roda dua. Lubang tersebut disebut telah memicu sejumlah kecelakaan, bahkan hingga merenggut korban jiwa.

Lubang sedalam sekitar 15–20 sentimeter itu menganga di jalur utama yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kerusakan tampak membentang dari sisi utara hingga selatan, dengan sedikitnya tiga titik lubang besar yang sulit terlihat, terutama pada malam hari atau saat tergenang air usai hujan.

Tokoh masyarakat setempat, Setyadi, mengatakan kondisi jalan tersebut sudah lama dikeluhkan warga karena membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Malam kemarin di sini kejadian tiga laka tunggal akibat lubang ini, yang terakhir meninggal dunia. Sebelumnya dalam semalam bisa terjadi tiga sampai empat kali laka,” ujarnya, Senin (23/2).

Ia menjelaskan, banyak pengendara tidak menyadari keberadaan lubang karena minimnya penerangan serta genangan air yang menutupi permukaan jalan. Kondisi itu membuat pengendara rentan terperosok dan kehilangan kendali.

Menurut Setyadi, aksi penanaman pohon pisang merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap perbaikan jalan yang dinilai tidak maksimal. Pasalnya, ruas tersebut sempat diperbaiki, namun belum genap dua bulan, aspal kembali rusak.

“Kami berharap pemerintah melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Karena ini jalur padat, dari Jemundo sampai Sadang, risikonya tinggi sekali,” tegasnya.

Warga dan pengguna jalan berharap adanya penanganan serius di sepanjang jalur tersebut. Perbaikan total dinilai mendesak mengingat jalan itu merupakan akses vital bagi aktivitas harian masyarakat.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Makhmud, menanggapi protes warga tersebut dan memastikan ruas Jalan Kletek–Sukodono telah masuk dalam daftar paket.

“jalan tersebut masuk perbaikan paket jadi harus menunggu antrian, termasuk 25 titik yang bakal diperbaiki bulan ini. Secepatnya kami tangani,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (23/2).

Perbaikan tersebut dijadwalkan rampung sebelum Lebaran sebagai bagian dari penanganan 25 titik kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Pantauan di lokasi, pengendara sepeda motor maupun mobil tampak memperlambat laju kendaraan saat melintasi titik berlubang. Sebagian bahkan mengambil jalur berlawanan secara hati-hati demi menghindari kerusakan kendaraan maupun risiko kecelakaan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.