KabarBaik.co, Blitar – Masyarakat Kabupaten Blitar diminta ekstra waspada saat berselancar di media sosial. Sebab, akun Instagram resmi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkah) Blitar, @pemkab_blitar, dikabarkan telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sejak Sabtu (20/6) dini hari.
Pantauan pada laman profil akun tersebut, pelaku peretasan tampak mengubah tautan di bio menjadi link mencurigakan. Tidak hanya itu, pelaku juga mengunggah beberapa konten feeds yang menawarkan jualan barang mewah dengan harga miring bermodus “Edisi Special Anniversary Jual Murah ke Followers Setia”.
Barang yang ditawarkan mulai dari Logam Mulia Emas Antam seberat 25 gram seharga Rp 15 juta hingga gawai pintar iPhone 17 Pro Max dengan harga miring Rp 10 juta. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kominfotiksan Kabupaten Blitar, Agung Wicaksono, membenarkan adanya insiden siber yang menimpa kanal informasi resmi daerahnya tersebut.
Pihaknya mengaku baru mengetahui pembobolan ini setelah menerima laporan dari staf internal serta aduan dari masyarakat pada dini hari. “Benar (diretas), kami sudah menerima laporan. Saat ini sedang dilakukan pembaruan dan penanganan, staf kami masih terus berupaya untuk mengambil alih akses akun itu kembali,” jelas Agung Wicaksono , Sabtu (20/6).
Agung menambahkan, Dinas Kominfotiksan saat ini bergerak cepat melakukan koordinasi ketat dengan tim internal maupun pihak terkait lainnya demi mengamankan dan menyelamatkan akun tersebut.
Langkah ini menjadi prioritas utama mengingat platform Instagram tersebut merupakan salah satu media sosial vital yang digunakan Pemkab Blitar untuk menyebarkan berbagai program kerja, pengumuman, dan informasi penting kepada publik luas.
Pihaknya pun mengimbau keras kepada seluruh warga Blitar dan para followers agar tidak mempercayai unggahan promosi apa pun yang muncul dari akun @pemkab_blitar untuk sementara waktu. Masyarakat diminta mengabaikan segala bentuk instruksi transaksi keuangan atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pemerintah daerah.
“Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Blitar untuk tidak percaya atau mengabaikan segala bentuk pesan maupun transaksi yang mengandung unsur penipuan, terlebih yang mengatasnamakan Pemkab Blitar. Mohon dukungannya agar akun ini dapat segera kami akses kembali,” pungkasnya. (*)






