Ambrol Timpa Pasien, Perbaikan Plafon Puskesmas Perak Jombang Senilai Rp 4,2 Miliar Disorot

oleh -39 Dilihat
eedf8dc2 c9c9 4f63 9cb0 7b686b8c1b46
Kondisi atap plafon di ruangan Puskesmas Perak Jombang. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang mengklaim telah melakukan perbaikan pada plafon Puskesmas Perak yang ambrol dan nyaris mencelakai pasien.

Kepala Dinkes Jombang Hexawan Tjahja Widada, menyatakan bahwa proses perbaikan di lokasi ambrolnya plafon telah rampung.

“Proses perbaikan, sudah selesai,” tegas Hexawan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Selasa (13/5).

Namun, pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan pantauan langsung di lapangan. Meskipun plafon di ruang rawat pasien terlihat telah diperbaiki, kondisi bangunan Puskesmas Perak secara keseluruhan justru memprihatinkan dengan kerusakan di berbagai titik.

Fakta di lapangan kerusakan meluas. Selain di ruang rawat, kerusakan atap juga terjadi di area tempat Salat, lobi ruang tunggu, kamar mandi, ruang rawat inap, dan bahkan atap ruang tunggu juga ambrol.

Dinding lembab dan berlumut. Pemandangan dinding lembab yang ditumbuhi lumut terlihat jelas di sepanjang jalan ruang tunggu, lorong kamar mandi, serta beberapa dinding lain di area puskesmas.

Menanggapi temuan kerusakan yang lebih luas ini, Kepala Dinkes Jombang tidak memberikan jawaban pasti, hanya menyatakan akan mengirimkan tim kembali untuk melakukan pengecekan.

“Enggeh, nanti dicek lagi sama anak-anak,” ujarnya singkat.

Kondisi fisik Puskesmas Perak ini menimbulkan pertanyaan besar terkait penggunaan anggaran besar senilai Rp 4,2 miliar yang dialokasikan dari APBD tahun 2023 untuk pembangunan puskesmas.

Usia bangunan yang belum genap dua tahun dan insiden ambrolnya plafon berbahan hard board seluas 7 x 2 meter menjadi bukti nyata kualitas bangunan yang dipertanyakan. Reruntuhan plafon tersebut bahkan nyaris menimpa pasien yang sedang berada di puskesmas.

Bangunan yang dikerjakan oleh CV Makmur Sentosa ini memang telah menjadi sorotan sejak diresmikan pada akhir tahun 2023.

Kapolsek Perak Iptu Muhammad Supriyono, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait insiden ambrolnya plafon. Dugaan sementara, kejadian tersebut disebabkan oleh kondisi lembab dan rangka penyangga yang tidak kuat menahan beban.

“Pasien mengalami luka di wajah sekitar satu centimeter terkena serpihan plafon,” jelas Kapolsek melalui pesan yang diterima wartawan.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus menyelidiki peristiwa ini dan mengambil tindakan yang diperlukan demi keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Perak Oisatin, menjelaskan bahwa insiden ambrolnya plafon terjadi pada Sabtu (10/5) pagi, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada malam sebelumnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.