KabarBaik.co, Jember – Untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang melonjak selama bulan Ramadan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus.
Kebijakan ini dijadwalkan berlangsung mulai hari ini, 13 Maret hingga 19 Maret 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono mengungkapkan bahwa langkah ini diambil berdasarkan hasil evaluasi kemacetan yang kerap terjadi menjelang waktu berbuka puasa.
Menurutnya, tingginya volume kendaraan memerlukan manajemen lalu lintas yang lebih sistematis daripada sekadar penempatan personel.
“Selama Ramadan, arus lalu lintas di wilayah kampus terpantau sangat padat. Kami menilai penempatan personel saja tidak lagi optimal, sehingga rekayasa SSA diperlukan untuk menjamin kelancaran arus,” ujar Gatot, Sabtu (14/3).
SSA ini akan diberlakukan setiap sore, mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB. Sebanyak 36 personel gabungan telah diterjunkan untuk mengawal kebijakan ini, yang terdiri dari 24 personel Dishub dan 12 personel Satlantas Polres Jember.
Terkait kesiapan masyarakat, Gatot memastikan sosialisasi telah dilakukan sejak Kamis malam melalui berbagai kanal media sosial resmi, serta koordinasi intensif dengan pihak kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT/RW setempat.
Selain fokus pada pengaturan arus, Dishub Jember juga melakukan operasi rutin penertiban parkir di kawasan Segitiga Emas. Tim gabungan menyisir kendaraan yang parkir sembarangan serta menindak juru parkir liar yang dinilai menjadi salah satu pemicu hambatan jalan.
“Kami menyisir kendaraan yang melanggar aturan parkir dan menindak jukir liar. Ini adalah upaya menyeluruh agar akses jalan tetap lancar bagi masyarakat yang beraktivitas di sore hari,” pungkasnya. (*)







