Apresisasi SDN Banjarsengon 2, Dinas Pendidikan Jember Dorong Digitalisasi Pembelajaran di Semua Sekolah

oleh -109 Dilihat
IMG 20251002 WA0018 1
Guru SDN Banjarsengon saat melakukan absen ke salah satu siswa. (Aji)

KabarBaik.co – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember mengapresiasi inovasi pembelajaran digital yang telah dilakukan di SDN Banjarsengon 02. Mereka menyatakan komitmennya untuk mendukung dan memperluas digitalisasi pendidikan ke seluruh Sekolah Dasar (SD) di Jember.

Langkah konkret yang diambil adalah dengan memulai pengiriman Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital secara bertahap ke ribuan SD di wilayah tersebut.

“Tentu dengan adanya inovasi di SD Banjarsengon 02 ini saya sangat mengapresiasi,” ujar Kasi Kurikulum dan Pelayanan SD Dinas Pendidikan Jember, Muhammad Irfan Zainul Amin saat mengnjungi SDN Banjarsengon 2 pada Kamis (2/10).

Pria yang akrab disapa Irfan itu memastikan, ke depan Dinas Pendidikan akan mengirimkan IFP ke seluruh SD se-Kabupaten Jember,

Papan interaktif digital ini ditargetkan untuk seluruh SD di Kabupaten Jember, yang jumlahnya mencapai seribu lebih sekolah. Pengiriman unit-unit IFP ini dilakukan secara bertahap.

“Target kita adalah seluruh SD. Jadi seribu sekian SD itu akan kita kirim, tapi pengirimannya ini masih bertahap,” katanya,

“Nanti setelah IFP tiba di sekolah, pemasangan atau perakitannya akan dilakukan oleh tim ahli. Proses ini kemudian akan diikuti dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada sekolah-sekolah untuk memastikan para tenaga pendidik mampu menggunakan IFP tersebut dalam kegiatan belajar mengajar,” sambung Irfan.

Ia juga berharap, digitalisasi pembelajaran tidak hanya terpusat di satu sekolah seperti Banjarsengon 02, tetapi dapat diterapkan di seluruh SD di Jember.

Untuk kendala, Dinas Pendidikan menyadari bahwa implementasi teknologi ini tidak lepas dari tantangan, salah satunya masalah sinyal internet di beberapa wilayah.

“Kendalanya tentu ini masih kita pelajari dan faktanya memang tidak semua wilayah ini tersentuh oleh sinyal,” katanya.

Ia mencontohkan, seperti kasus di Banjarsengon 02 yang saat ini masih merasa kurang dengan kecepatan internet 50 Mbps dan berencana ditingkatkan menjadi 100 Mbps.

Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus mencari solusi terkait kendala-kendala di lapangan agar setiap lembaga mampu menerapkan penggunaan IFP.

Selain IFP, Irfan menambahkan digitalisasi juga diwujudkan melalui perluasan penggunaan perangkat lain.

Pihaknya menyebut bahwa device Chromebook yang sebelumnya mungkin hanya digunakan saat Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), kini telah digunakan untuk mendukung proses digitalisasi pembelajaran sehari-hari.

“Yang nantinya akan diikuti oleh sekolah-sekolah yang lain di Kabupaten Jember,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.