KabarBaik.co, Malang – Arus mudik menuju Malang pada H-2 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah mengalami peningkatan signifikan. Kenaikan volume kendaraan tercatat terjadi di sejumlah gerbang tol di wilayah Malang Raya sejak Rabu (18/3) kemarin.
General Manager Operasi Jasamarga Pandaan Malang (JPM), Muhammad Reza Pahlevi Guntur, menyebutkan total kendaraan yang masuk ke Malang mencapai 92.866 unit, sementara kendaraan yang keluar sebanyak 87.383 unit. “Terjadi peningkatan arus lalu lintas sekitar 3 hingga 10 persen dibandingkan kondisi normal,” ujarnya, Kamis (19/3).
Ia menjelaskan, peningkatan terjadi di empat gerbang tol, yakni GT Lawang, Singosari, Pakis, dan Malang. Di GT Pakis, jumlah kendaraan yang masuk ke Malang tercatat sebanyak 25.113 unit atau naik 7,58 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 23.343 kendaraan.
Sementara kendaraan yang keluar melalui GT Pakis mencapai 23.015 unit atau meningkat 6,20 persen dari kondisi normal 21.672 kendaraan. Di GT Lawang, kendaraan yang masuk ke Malang tercatat sebanyak 22.700 unit atau naik 10,1 persen dari lalu lintas normal. Sedangkan kendaraan keluar mencapai 27.869 unit atau meningkat 7,31 persen.
Kenaikan juga terjadi di GT Malang di wilayah Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang. Sebanyak 45.053 kendaraan tercatat masuk atau naik 7,9 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan keluar mencapai 39.499 unit atau naik 1,39 persen.
Pihak pengelola tol mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mencukupi bahan bakar sebelum berangkat. Memasuki H-1 Lebaran, kepadatan arus kendaraan mulai terlihat di Exit Tol Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (19/3) pagi.
Berdasarkan pantauan hingga pukul 10.15 WIB, antrean kendaraan tampak mengular didominasi kendaraan pribadi dan angkutan umum dari luar daerah seperti Surabaya dan Sidoarjo. Arus kendaraan paling banyak mengarah ke wilayah barat menuju Karangploso hingga Kota Batu. Sementara itu, arus menuju Kota Malang dan Singosari juga mengalami peningkatan, meski tidak sebesar ke arah barat.
Perwira Pos Terpadu Karanglo, Iptu Andi Agung, mengatakan lonjakan arus kendaraan tersebut sudah sesuai dengan prediksi sebelumnya. “Puncak arus mudik di tol mulai terjadi sejak Rabu kemarin dan berlanjut hingga hari ini,” ujarnya.
Petugas gabungan terus melakukan pemantauan dan pendataan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. Sejumlah langkah antisipasi juga telah disiapkan guna mengurai kepadatan selama puncak arus mudik. Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi potensi kemacetan serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan demi keselamatan. (*)






