Atlet NPCI Kota Batu Borong 4 Medali Emas di Ajang Peparprov Jatim

Reporter: P. Priyono
Editor: Andika DP
oleh -132 Dilihat
Kontingen atlet NPCI Kota Batu di Peparprov II Jatim. (Foto: P.Priyono)

KabarBaik.co – Kontingen atlet National Paralimpic Commite Indonesia (NPCI) Kota Batu berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang Pekan Paralimpic Propinsi (Peparprov) II Jawa Timur tahun 2024.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Dispora Propinsi Jatim bersama NPCI Propinsi Jatim di Universitas Negeri Surabaya pada Sabtu (15/6), NPCI Kota Batu berhasil membawa pulang 4 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Ajang Peparprov II Jatim ini berlangsung sejak tanggal 13 hingga 16 Juni 2024, dan diikuti oleh 453 atlet dari 77 kontingen seluruh kota/kabupaten di Jawa Timur.

Baca juga:  Berkah Lebaran, Omzet Pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu Merangkak Naik

Di mana, NPCI Kota Batu mengirimkan 15 atlet yang berkompetisi di cabang olahraga (cabor) boccia dan atletik, sementara cabor voli duduk tidak diikuti.

Ketua NPCI Kota Batu, Neny Arizah, menyampaikan kebahagiaannya atas prestasi yang diraih oleh para atlet. Emas pertama diperoleh oleh Joko Muliyono dalam cabor lompat jauh daksa upper putra.

Joko Muliyono juga berhasil meraih emas kedua dan ketiga dalam cabor lari 100 meter dan 200 meter daksa upper.

“Atlet NPCI Kota Batu berhasil meraih 3 emas dari tiga cabang olahraga yang berbeda,” kata Neny, lewat selulernya Minggu (16/6).

Baca juga:  Pemkot Batu Bakal Tambah Armada Angkutan Pelajar Gratis

Atlet daksa upper adalah olahragawan yang mengalami disfungsi motorik, sensorik, dan mobilitas pada anggota tubuh bagian tangan. Dengan kata lain, mereka adalah olahragawan yang hanya memiliki satu tangan atau tidak memiliki tangan sama sekali.

Selain itu, Ariska Primadayanti dan Amanda Shavira Syawali Putri juga berkontribusi dengan meraih medali. Ariska berhasil membawa pulang emas keempat dalam cabang boccia putri, sementara Amanda meraih medali perak.

Baca juga:  Alhamdulillah, Jemaah Haji Kloter 14 Asal Kota Batu Tiba Dengan Selamat

Lebih dari itu, M. Sabila Rosyad berhasil meraih medali perunggu dalam cabang lompat jauh disabilitas intelektual. Serta satu perunggu dari cabor tolak peluru disabilitas inteletual putri, diraih oleh Diah Ayu Novitasari.

Seperti diketahui, Boccia adalah olahraga yang dimainkan oleh atlet dengan gangguan sistem persyaratan dari otak, yang menyebabkan kekejangan pada tubuh dan anggota tubuh lainnya. Saat berlomba, mereka menggunakan kursi roda khusus dan bola boccia. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.