KabarBaik.co – Cuaca di wilayah Surabaya dan sekitarnya pada awal November ini diprediksi berlangsung tidak bersahabat. Berdasarkan prakiraan BMKG, Minggu pertama bulan November, tepatnya Minggu (2/11), langit Surabaya akan diselimuti mendung sejak pagi hari hingga malam.
Sejak pukul 08.00 WIB, hujan ringan sudah berpotensi mengguyur beberapa titik di Surabaya dengan suhu sekitar 30 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 85 persen. Kondisi ini membuat udara terasa lebih panas dari biasanya, dengan sensasi suhu mencapai 34 derajat Celsius.
Memasuki pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, BMKG mencatat potensi badai petir tidak merata di sejumlah wilayah seperti Rungkut, Wonokromo, Sukolilo, dan Tegalsari. Sementara di kawasan Kenjeran dan Mulyorejo, hujan cenderung berintensitas sedang disertai kilat singkat.
Pada siang hari, suhu udara masih berada di kisaran 31–32 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi. Cuaca yang tidak stabil ini menandakan peralihan musim kemarau ke penghujan yang mulai terasa di wilayah pesisir timur Jawa.
Menjelang sore sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, cuaca berangsur berawan. Namun potensi hujan ringan tetap ada di beberapa titik seperti Tandes, Asemrowo, Karangpilang, dan kawasan perbatasan Gresik-Surabaya. BMKG memperkirakan peluang hujan sore hari sekitar 20–30 persen.
Memasuki malam hari, suhu turun menjadi 28–29 derajat Celsius, dengan kondisi berawan hingga hujan ringan di beberapa kecamatan seperti Gubeng, Genteng, dan Tambaksari. Meski demikian, badai petir diperkirakan mulai mereda dan berganti dengan awan tebal yang menutupi langit Surabaya.
Kondisi angin dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 6 kilometer per jam turut memengaruhi distribusi awan hujan di wilayah perkotaan. Cuaca ini juga berdampak pada meningkatnya kelembapan udara yang membuat suhu terasa lebih hangat dari biasanya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menyesuaikan aktivitas luar ruang. Pengendara diimbau berhati-hati saat hujan turun karena jalan licin dan jarak pandang berkurang. Cuaca berpotensi berubah cepat, jadi sebaiknya selalu pantau informasi cuaca terkini di web BMKG. (*)







