Bakti Anak untuk Orang Tua, Pengusaha di Jombang Bangun Masjid Senilai Rp 2,6 Miliar, Diresmikan Gubernur Jatim

oleh -152 Dilihat
5e210e0b ef22 4dae a107 36015f544e35
Peresmian Masjid Ba'i Al Karim di Jombang. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Masjid Ba’i Al Karim yang terletak di Jalan Raya Ngrandu, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, pada Senin (10/3) sore.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan untaian melati oleh Gubernur Khofifah, didampingi oleh Bupati Jombang Warsubi, dan pendiri masjid H. Juliono.

Masjid Ba’i Al Karim, yang dibangun dengan perpaduan desain Jawa Timur dan Tengah, merupakan wujud bakti H. Juliono kepada mendiang ayahnya. Pembangunan masjid ini sepenuhnya didanainya dengan biaya mencapai Rp 2,6 miliar.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan harapannya agar masjid ini menjadi pusat kegiatan keislaman yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap masjid ini tidak hanya sebagai tempat untuk beribadah, tetapi dapat menjadi pusat kegiatan keislaman yang menguatkan persatuan, membina akhlak generasi muda, dan menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah juga mengapresiasi pembangunan masjid ini sebagai bukti bakti seorang anak kepada orang tuanya, yang akan menjadi amal jariyah yang tak pernah putus.

“Ini yang menjadikan kita selalu memohon kepada Allah SWT untuk menganugerahkan putra putri yang soleh salehah. Karena ini jariyah yang akan terus mengalir kepada orang tua yang telah dipanggil Allah SWT,” tuturnya.

Bupati Jombang Warsubi, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terhadap kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat, termasuk pembangunan tempat ibadah.

“Kami senantiasa mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan spiritual masyarakat,” kata Warsubi.

H. Juliono, pendiri Masjid Ba’i Al Karim, mengungkapkan bahwa pembangunan masjid ini adalah janji kepada ayahnya.

“Nama Masjid Ba’i Al Karim berasal dari nama bapak saya. Dan pembangunannya total menghabiskan dana Rp 2,6 miliar. Alhamdulillah dari dana pribadi, tidak dari mana-mana karena saya ingin berbakti kepada kedua orang tua,” ungkapnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.