KabarBaik.co, Sidoarjo– Pendidikan menjadi fondasi paling vital dalam menentukan masa depan Sidoarjo. Menyadari hal tersebut, Pemkab Sidoarjo menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam percepatan pembangunan daerah pada 2026, dengan fokus utama pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas SDM yang unggul. Salah satu langkah konkret yang menjadi perhatian serius adalah penanganan sekitar 4.000 anak putus sekolah agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Masalahnya kita petakan. Anak-anak yang putus sekolah akan kita arahkan mengikuti program paket A, B, dan C,” ujar Subandi, Kamis (19/2).
Selain pendidikan, Pemkab Sidoarjo juga menargetkan penurunan angka stunting secara bertahap hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi lintas sektor dengan melibatkan Puskesmas, pemerintah desa, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai bagian dari komitmen menciptakan generasi sehat dan berkualitas.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur strategis turut menjadi perhatian, meliputi penyelesaian frontage road, pembangunan flyover, serta penanganan banjir di sejumlah wilayah rawan. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Untuk memastikan seluruh program berjalan optimal, Pemkab Sidoarjo mengedepankan evaluasi berbasis data dan peran aktif staf ahli dalam memberikan rekomendasi strategis.
“Semua bisa selesai jika kita kerja bersama. Sinergi dan kebersamaan adalah kunci sukses menuju target 2026,” pungkas Subandi.
Dengan menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama, Pemkab Sidoarjo optimistis mampu menciptakan generasi unggul yang menjadi motor penggerak kemajuan daerah di masa depan. (*)






