Banjir Terjang Trenggalek, Longsor Sempat Tutup Jalur Bandung–Prigi

oleh -87 Dilihat
longsor trenggalek
Petugas mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup Jalan Raya Bandung–Prigi di Desa/Kecamatan Watulimo, Trenggalek (Antara/HO - BPBD Trenggalek)

KabarBaik.co, Trenggalek – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Trenggalek memicu terjadinya banjir dan tanah longsor. Longsor menutup total Jalan Raya Bandung–Prigi di Desa/Kecamatan Watulimo, Jumat (30/1) malam.

kalaksa BPBD Trenggalek Triadi Atmono mengatakan banjir luapan dari tebing membawa material lumpur dan bebatuan hingga menutup badan jalan setinggi sekitar 40–50 centimeter.

“Material lumpur juga masuk ke permukiman warga, masing-masing dua rumah di RT 05 dan empat rumah di RT 04 Desa Watulimo dengan ketinggian lumpur sekitar 15 hingga 30 centimeter,” kata Triadi.

Triadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun akses utama penghubung Bandung–Prigi terpaksa ditutup total karena tertutup material longsor.

BPBD Trenggalek bergerak cepat mengerahkan satu alat berat untuk membuka jalur dan menyingkirkan material longsor. Triadi mengatakan pembersihan material longsor dengan mengerahkan alat berat dilakukan sejak Jumat (30/1) malam hingga Sabtu dini hari.

“Penanganan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB dengan alat berat untuk menyingkirkan lumpur dan bebatuan. Jalan sudah bisa dilalui, meski masih tersisa material lumpur,” kata Triadi.

Untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, BPBD Trenggalek melanjutkan penanganan pada Sabtu pagi dengan penyemprotan badan jalan menggunakan mobil pemadam kebakaran dan truk tangki air.

“Penyemprotan dilakukan agar jalan tidak licin dan permukaannya lebih bersih sehingga aman dilalui kendaraan,” ujarnya.

Selain di Watulimo, hujan lebat juga menyebabkan banjir luapan di Jalan Raya Gandusari–Kampak, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, sekitar pukul 18.30 WIB.

Genangan air setinggi 30–40 sentimeter sempat menutup badan jalan dan masuk ke satu rumah warga setinggi sekitar 10 centimeter.

“Untuk kejadian di Gandusari, kondisi air sudah surut total pada pukul 20.00 WIB dan warga telah melakukan pembersihan,” ujar Triadi.

BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat yang hendak menuju Kecamatan Watulimo agar menggunakan jalur lintas selatan sebagai alternatif, serta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.