Bantaran Sungai di Prambon Ambrol, Bupati Sidoarjo: Penanganan Sementara Dilakukan

oleh -75 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 25 at 8.51.23 AM
Bupati Sidoarjo beserta jajaran saat tinjau lokasi bantaran sungai yang longsor (Dok Kominfo Sidoarjo)

KabarBaik.co – Bupati Sidoarjo Subandi meninjau langsung lokasi longsoran bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Rabu (24/12) kemarin Peninjauan tersebut dilakukan menyusul laporan warga terkait ambrolnya bantaran sungai yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Dalam peninjauan itu, Subandi didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono, Plt Kepala BPBD Sidoarjo Sabino Mariano, serta jajaran Forkopimka setempat. Rombongan meninjau titik longsor untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan.

Berdasarkan hasil pantauan, longsoran terpantau cukup panjang dan sebagian material telah masuk ke alur sungai. Kondisi tersebut diduga akibat kikisan aliran sungai yang berlangsung lama, ditambah tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi meminta agar penanganan darurat segera dilakukan guna mencegah longsoran semakin meluas.

“Penanganan sementara harus segera dilakukan agar tidak membahayakan warga dan tidak mengganggu aliran sungai, apalagi curah hujan masih cukup tinggi,” ujar Subandi.

Ia juga menginstruksikan Dinas PU Bina Marga dan SDA untuk memasang penahan sementara berupa pring bongkotan dengan dukungan alat berat, sembari menunggu pelaksanaan normalisasi secara bertahap.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono menjelaskan bahwa normalisasi sungai saat ini sebenarnya sedang dilaksanakan pada tahun ini. Namun, keterbatasan ruang akibat adanya bangunan dan jalan inspeksi di sisi sungai membuat pengerjaan belum bisa dilakukan secara maksimal.

“Untuk sementara akan kami lakukan perbaikan terlebih dahulu. Material sedang kami siapkan dan segera akan kami pasang sampai selesai,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga merencanakan penggantian sejumlah pintu air di wilayah tersebut pada tahun 2026. Penggantian dilakukan karena banyak komponen pintu air yang hilang sehingga perlu sistem pengunci baru.

Bupati Subandi menegaskan Pemkab Sidoarjo akan terus memantau perkembangan penanganan longsor tersebut. Ia memastikan kesiapan alat berat dan koordinasi lintas perangkat daerah demi menjaga keamanan aliran sungai dan keselamatan masyarakat sekitar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.