KabarBaik.co – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jember, Ayub Junaidi menilai, banyaknya laporan masuk ke Wadul Gus’ e menunjukan sistem manajemen eksekutif tidak berjalan lancar.
Ayub mengatakan jika berbicara sistem manajemen eksekutif tentunya ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya merekalah yang bisa menerjemahkan apa yang diinginkan oleh Bupati Muhammad Fawait.
“Dengan banyaknya aduan yang masuk itu menandakan banyak hal-hal yang tidak sampai ke masyarakat dan mungkin tidak dapat diselesaikan,” ujar Ayub, Kamis (10/7).
Ia menyampaikan, beberapa aduan ke Wadul Gus’e sampai saat ini masih cukup tinggi, terutama persoalan infrastruktur, mulai jalan rusak hingga kemacetan yang terjadi di beberapa titik.
“Logikanya begini, jika masalah infrastruktur itu sudah teratasi oleh OPD tidak akan masyarakat mengadu, kan begitu. Nah OPD ini harus bergerak cepat sebelum ada aduan masuk,” tegasnya.
“Karena Bupati tidak akan bisa berjalan sendiri, karena yang menjalankan OPD dan sebagainya. Jadi apa yang sudah dicanangkan bupati, betul-betul bisa diterjemahkan dengan baik oleh Kepala OPD. Saya yakin, bupati akan mengevaluasi kira-kira OPD bisa berjalan atau tidak dan sebagainya,” sambung Ayub.
Oleh sebab itu ia mendorong agar OPD bisa bekerja lebih cepat agar persoalan yang dikeluhkan oleh masyarakat bisa diselesaikan sebelum adanya aduan.
“Kalau itu tidak berjalan, otomatis bupati juga menilai. Ternyata OPD ini perlu ditingkatkan kembali,” pungkasnya. (*)