KabarBaik.co, Blitar – Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMK di Blitar Raya masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya keterbatasan jumlah industri di daerah yang belum mampu menampung seluruh kebutuhan siswa sesuai jurusan masing-masing.
Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar Agus Supriyadi, mengatakan penempatan lokasi PKL memang bisa ditentukan siswa, orang tua maupun sekolah. Namun tempat praktik harus tetap linier dengan jurusan yang diambil siswa.
“Tidak semua siswa bisa mendapatkan tempat PKL di dalam daerah. Akhirnya banyak yang mencari sampai luar kota bahkan luar provinsi supaya sesuai bidangnya,” ujarnya, Sabtu (9/5).
Menurut Agus, kondisi tersebut sering memunculkan perbedaan pandangan antara siswa dengan orang tua. Sebab, masih banyak wali murid yang menginginkan anaknya menjalani PKL di lokasi yang dekat rumah.
Padahal, peluang tempat praktik yang sesuai kompetensi justru banyak berada di luar daerah. Karena itu, pihak Cabdindik bersama sekolah terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada orang tua maupun siswa.
Selain itu, sekolah juga didorong aktif menjalin kerja sama dengan industri baru agar pilihan tempat PKL semakin luas dan mampu menampung lebih banyak siswa.
“Harapannya PKL ini benar-benar menjadi bekal siswa sebelum masuk dunia kerja,” pungkasnya.(*)







