Banyuwangi Jadi Titik Run For Rivers, Padukan Lari dan Pemetaaan Pencemaran Sungai

oleh -206 Dilihat
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat bertemu dengan Sungai Watch.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat bertemu dengan Sungai Watch.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Banyuwangi akan menjadi lokasi event yang menggabungkan olahraga dengan upaya pelestarian lingkungan. Event itu bertajuk “Run For Rivers” yang diinisiasi oleh Sungai Watch. Event ini akan memadukan olahraga lari dengan aksi bersih sungai dan pemetaan titik pencemaran.

Gerakan tersebut dimulai pada 4 April 2026 dari Bali dan ditargetkan finis di Jakarta pada Mei 2026. Sepanjang rute yang dilalui, tim Sungai Watch melakukan aksi bersih-bersih sungai bersama masyarakat sekaligus memetakan titik rawan pencemaran, seperti lokasi pembuangan sampah ilegal dan open dumping.

Saat melintasi Banyuwangi, tim “Run For Rivers” menggelar aksi bersih sungai di wilayah Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo bersama puluhan elemen masyarakat.

“Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang dilalui pada gerakan lari ‘Run For Rivers’ ini. Kami berterima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini, dan dalam gerakan ini Sungai Watch juga melakukan aksi bersih-bersih sungai bersama elemen masyarakat,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Ipuk menyebut, kolaborasi Pemkab Banyuwangi dengan Sungai Watch telah berlangsung sejak 2021. Hingga 2025, organisasi tersebut telah memasang 80 barrier atau jaring sampah di sungai-sungai Banyuwangi dan berhasil membersihkan sekitar 1.000 ton sampah plastik.

Selain itu, Sungai Watch juga mendirikan gudang pemilahan dan pencacahan sampah plastik di Kecamatan Giri, Rogojampi, dan Bangorejo. Program edukasi pemilahan sampah bagi pelajar juga terus digencarkan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi Sungai Watch yang selama ini telah membantu Banyuwangi dalam penanganan sampah di daerah,” ujarnya.

Founder Sungai Watch, Gary Bencheghib, menjelaskan bahwa hasil pemetaan selama perjalanan akan menjadi dasar untuk menyusun langkah penanganan yang lebih efektif.

“Kita juga akan bertemu dengan stakeholder di rute yang kami lalui untuk membahas kemungkinan lebih lanjut tentang permasalahan sampah di wilayahnya, seperti apakah ada solusi yang bisa di-scale up,” ujar Gary.

Setelah tiba di Jakarta, lanjut Gary, tim akan melaporkan hasil pemetaan tersebut kepada pemerintah pusat sebagai bahan masukan dalam penanganan sampah secara lebih luas.

“Setelah sampai di Jakarta kami juga akan bertemu dengan pusat melaporkan hasil pemetaan kami untuk memberikan masukan penanganan sampah,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.