BBPOM Mataram Tegaskan UMKM Jangan Pakai Calo untuk Urus Izin Edar

oleh -50 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 04 at 3.10.04 PM
Kepala BBPOM di Mataram Yogi Abaso Mataram

KabarBaik.co, Mataram – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram Yogi Abaso Mataram menekankan agar pelaku UMKM tidak menggunakan jasa calo atau pihak ketiga dalam proses pengurusan izin edar produk obat dan makanan.

Ia memastikan seluruh layanan registrasi dapat diakses secara resmi melalui mekanisme yang telah ditetapkan, sehingga pelaku usaha terhindar dari praktik percaloan dan potensi kerugian.

“Sesuai dengan arahan Bapak Kepala Badan Prof. Taruna Ikrar masyarakat diminta untuk menghubungi petugas resmi Balai Besar POM di Mataram di 08787 1500 533 dan dihimbau tidak menggunakan calo atau pihak ketiga dalam mengurus Nomor Izin Edar BPOM,” ujar Yogi, Rabu (4/3).

Sepanjang periode tahun 2025, Balai Besar POM di Mataram telah memberikan pendampingan kepada 39 UMKM. Hasilnya, sebanyak 202 Nomor Izin Edar (NIE) berhasil diterbitkan, yang terdiri atas 4 NIE obat bahan alam dari 2 UMKM, 78 NIE pangan olahan dari 29 UMKM, serta 120 NIE kosmetik dari 8 UMKM.

Berdasarkan wilayah kabupaten/kota, penerbitan NIE tersebut tersebar di Kota Mataram sebanyak 40 NIE, Kabupaten Lombok Barat 106 NIE, Kabupaten Lombok Tengah 19 NIE, Kabupaten Lombok Timur 22 NIE, dan Kabupaten Lombok Utara 15 NIE.

Adapun jenis produk pangan olahan yang telah memperoleh NIE meliputi gula semut, VCO, minuman botanikal, dan produk lainnya. Sementara untuk obat bahan alam mencakup cairan obat luar dan kapsul. Pada kategori kosmetik, produk yang telah mengantongi izin edar antara lain pomade, sabun cair, parfum, dan berbagai produk perawatan lainnya.

Secara kumulatif pada periode 2024–2025, Balai Besar POM di Mataram telah mendampingi 86 UMKM dengan total 440 NIE yang diterbitkan. Rinciannya meliputi 6 NIE untuk 3 UMKM obat bahan alam, 164 NIE untuk 56 UMKM pangan olahan, serta 270 NIE untuk 12 UMKM kosmetik.

Capaian tersebut diharapkan menjadi fondasi penguatan pengawasan terpadu bersama para pemangku kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.