Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Akan Dikoneksikan dengan Pariwisata Banyuwangi

oleh -127 Dilihat
1aa6f997 f70c 49fe b5d0 a87cd1c5e18b
Para pejabat Pemkab Banyuwangi dan GSN saat pawai kota dengan becak listrik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Sebanyak 200 becak listrik bantuan presiden Prabowo Subianto resmi diterima pebecak lansia Banyuwangi. Selain digunakan untuk angkutan umum, kehadiran becak listrik ini mendukung program-program Pemkab Banyuwangi, termasuk kepariwisataan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terimakasih kepada presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan bantuan becak listrik kepada warga Banyuwangi. Ipuk yakin becak listtik itu akan bermanfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan pebecak.

“Program ini menunjukkan kepedulian besar Bapak Presiden terhadap kesejahteraan para penarik becak, khususnya yang lansia. Kami yakin, keberadaan becak listrik dapat meningkatkan taraf hidup mereka,” ungkap Ipuk, Sabtu (24/1) kemarin.

Ipuk menyebut becak listrik tersebut juga bisa mendukung kepariwisataan di Kabupaten Banyuwangi. Para wisatawan di Banyuwangi yang berasal dari berbagai daerah dan negara bisa memanfaatkan transportasi itu untuk berkeliling kota Banyuwangi dan mengunjungi destinasi-destinasi favorit.

“Jadi tolong kepada bapak bapak becaknya dijaga dan dirawat. Dikasih wangi-wangian supaya penumpangnya nyaman,” ujar Ipuk.

Becak listrik buatan PT Pindad itu diklaim memiliki kapasitas baterai yang cukup untuk menempuh perjalanan hingga 40 kilometer (km) dengan kecepatan maksimal 20 km per jam. Dengan spesifikasi itu, radius cakupan para tukang becak bisa lebih luas ketimbang saat mereka bekerja dengan cara mengayuh.

“Ke depan, becak listrik juga dapat disinergikan dengan sektor pariwisata Banyuwangi. Tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai daya tarik wisata yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan lokal maupun mancanegara,” sambung Ipuk.

Selain itu, Banyuwangi juga punya program penggunaan angkutan umum bagi ASN setiap hari Jumat. Selain ojek online dan lyn, becak listrik bisa jadi alternatif.

“Saya minta kepada para tukang becak untuk memasang nomor handphone di masing-masing becaknya. Sehingga saat nanti ada ASN yang butuh, tinggal telepon saja,” tutur dia.

Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) Nanik S Deyang mengatakan, pihaknya meminta agar Pemkab Banyuwangi membantu menyusun regulasi, mengawasi, dan memberi arahan kepada para penerima becak listrik.

“Harapan kami, para penarik becak yang selama ini kesulitan mendapatkan penumpang bisa memperoleh lebih banyak penumpang,” ujarnya.

Nanik menyebut, lebih dari 10 ribu becak listrik telah dibagikan kepada para tukang becak lansia di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Program ini masih akan terus berjalan hingga menjangkau sebanyak mungkin tukang becak di seluruh Indonesia.

“Produksi akan dilakukan bertahap, dan jumlah bantuan akan terus ditambah seiring peningkatan kapasitas produksi,” tutur Nanik.

Tak menutup kemungkinan, jatah kuota untuk Kabupaten Banyuwangi akan ditambah apabila memungkinkan. Penambahan kuota bakal bergantung pada kebutuhan daerah dan kapasitas produksi.

Salah satu tukang becak penerima becak listrik, Misrani, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo yang telah memberikan bantuan saya berupa becak listrik ini,” ucap pria yang usianya lebih dari 80 tahun itu.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.