KabarBaik.co – Kemenangan berhasil dibukukan Belgia pada matchday 2 Grup E Piala Eropa 2024. Kevin De Bruyne dkk. menghempaskan perlawanan Rumania dengan skor 2-0 di Rhein Energie Stadium, Koeln, Minggu (23/6) dini hari WIB.
Belgia langsung mencetak gol saat laga baru berjalan dua menit. Tendangan dari luar kotak penalti dari Youri Marion A. Tielemans setelah menerima umpan Romelu Lukaku Bolingoli tak mampu dihentikan kiper Rumania Florin Constantin Nita.
De Rode Duivels -julukan Timnas Belgia- sempat mencetak gol di menit 63. Begitu menerima umpan dari Kevin De Bruyne, striker Romelu Lukaku mengoyak gawang Rumania. Hanya saja, gol itu dianulir setelah wasit Szymon Marciniak melihat VAR lantaran Lukaku lebih dulu berada dalam posisi offside.
Pupus sudah upaya Belgia menambah gol. Meski begitu, Belgia berhasil menggandakan kedudukan di menit 80. Menyambut tendangan gawang kiper Koen Casteels, Kevin De Bruyne melepas sepakan yang bersarang di gawang Rumania. Skor 2-0 bertahan sampai bubar.
Pelatih Rumania Edward Marius Iordanescu menyatakan gol cepat dari Belgia terjadi karena timnya kurang beruntung. Menurutnya, timnya tidak mampu bermain seperti yang mereka inginkan.
“Gol pertama sedikit kurang beruntung dan saat jeda saya mengatakan kepada para pemain bahwa kami harus lebih tenang. Tempo permainan dari lini tengah tidak membantu perjuangan kami sehingga kami tidak mampu bermain seperti yang diinginkan,” ucapnya dikutip dari laman resmi UEFA usai laga.
Untuk itu, Iordanescu meminta para pemain Tricolorii -julukan Timnas Rumania- untuk lekas bangkit demi meraih kemenangan di laga terakhir melawan Slovakia. Pelatih berusia 46 tahun itu berharap timnya tidak kembali kebobolan banyak gol.
“Kami harus mencoba untuk tidak kebobolan terlalu banyak. Kami harus berjuang untuk setiap bola, tetapi kami memiliki kualitas untuk keluar dari situasi ini. Kami akan melakukan apa yang kami bisa (melawan Slovakia),” tandas Iordanescu.
Sementara itu, Domenico Tedesco, pelatih Belgia memuji performa Kevin De Bruyne. Meski begitu, dia menyinggung lini serang yang banyak membuang kesempatan. Belgia melepaskan 20 tendangan dengan sembilan diantaranya tepat sasaran dan menghasilkan dua gol.
“Saya sudah mengenal Kevin selama sekitar satu tahun. Anda dapat merasakan betapa positifnya dia dan penting bagi kami. Karena selama kualifikasi dia tidak bisa banyak membela kami,” beber Tedesco.
“Ya, sangat disayangkan (membutuhkan begitu banyak peluang untuk mencetak gol). Saya pikir kami bisa saja mencetak tiga, empat atau lima gol di laga ini. Sangat menyenangkan kami menciptakan peluang-peluang seperti ini (meski) kami harus bersabar,” aku pelatih berdarah Jerman-Italia tersebut.
Hasil ini membuat klasemen sementara Grup E menjadi sengit. Pasalnya, keempat tim sama-sama mengumpulkan 3 poin dari 2 pertandingan. Hanya selisih gol yang menjadi pembeda. Dimana Rumania berhak memimpin klasemen, disusul Belgia, Slovakia dan Ukraina. (*)







