Harus Peduli! Inilah Gejala Awal Kerusakan Organ Hati yang Sering Tidak Disadari

Reporter: Lilis Dewi
oleh -94 Dilihat
Foto Freepik

KabarBaik.co- Hati merupakan organ vital yang memiliki peran penting dalam tubuh manusia. Hati berfungsi untuk menyaring racun, menghasilkan empedu, dan menyimpan energi.

Namun, organ ini rentan terhadap kerusakan akibat berbagai faktor, seperti gaya hidup tidak sehat, konsumsi alkohol berlebihan, dan infeksi virus.

Masalahnya, gejala awal kerusakan organ hati (liver) sering kali tidak disadari. Hal ini bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati.

Berikut beberapa gejala awal kerusakan organ hati yang perlu Anda waspadai:

1. Kelelahan kronis

Hati yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik dalam memproses gula dan protein, sehingga tubuh kekurangan energi. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan kronis dan rasa lemas yang tidak kunjung hilang.

2. Nyeri perut kanan atas

Nyeri perut kanan atas adalah salah satu gejala paling umum dari kerusakan organ hati. Nyeri ini dapat terasa tajam, tumpul, atau seperti ditusuk.

3. Mual dan muntah

Mual dan muntah dapat terjadi akibat penumpukan racun dalam tubuh yang tidak dapat disaring oleh hati yang rusak.

4. Kehilangan nafsu makan

Kerusakan organ hati dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan dan penurunan berat badan.

5. Kulit dan mata kuning (jaundice)

Salah satu gejala paling khas dari kerusakan organ hati adalah kulit dan mata kuning. Hal ini terjadi karena penumpukan bilirubin dalam darah, yaitu pigmen kuning yang diproduksi oleh hati.

6. Urine berwarna gelap

Urine berwarna gelap dapat menjadi tanda bahwa bilirubin dari hati masuk ke dalam urine.

7. Kaki bengkak

Penumpukan cairan di kaki dan perut dapat terjadi akibat tekanan darah tinggi di dalam perut yang disebabkan oleh kerusakan hati.

8. Gatal-gatal kulit

Gatal-gatal kulit dapat terjadi akibat penumpukan garam empedu dalam darah.

9. Mudah memar dan berdarah

Kerusakan organ hati dapat mengganggu produksi protein pembeku darah, sehingga mudah memar dan berdarah.

10. Kebingungan dan perubahan mental

Pada kasus yang parah, kerusakan organ hati dapat menyebabkan encephalopathy hepatika, yaitu kondisi di mana racun dari hati menumpuk di otak dan menyebabkan kebingungan, perubahan mental, dan bahkan koma.

Penting untuk diingat:

  • Tidak semua orang dengan kerusakan organ hati mengalami semua gejala yang disebutkan di atas.
  • Beberapa orang mungkin hanya mengalami beberapa gejala ringan.
  • Jika anda mengalami salah satu gejala di atas, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Mencegah lebih baik daripada mengobati:

  • Menjaga pola makan sehat dan seimbang
  • Menjauhi konsumsi alkohol berlebihan
  • Berhenti merokok
  • Menjaga berat badan ideal
  • Rutin berolahraga
  • Mengelola stres
  • Melakukan tes kesehatan secara berkala

Dengan menjaga kesehatan hati, anda dapat terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.