KabarBaik.co, Jakarta- Idul Adha atau Hari Raya Kurban juga selalu identik dengan aroma sate yang mengepul dari atas bara arang. Seusai penyembelihan hewan kurban, masyarakat biasanya langsung mengolah daging kambing maupun sapi menjadi sate untuk disantap bersama keluarga atau tetangga.
Tradisi tersebut bukan hanya menghadirkan kehangatan dan kebersamaan, tetapi juga memperlihatkan betapa sate telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner masyarakat Indonesia.
Siapa sangka, hidangan yang begitu akrab di momen Idul Kurban tersebut telah mendapat pengakuan dunia. Sate kambing resmi dinobatkan sebagai makanan terbaik nomor empat di dunia versi TasteAtlas 2025/2026. Posisi itu menempatkan sate kambing sejajar dengan kuliner-kuliner legendaris dunia seperti Pizza Napoletana dari Italia hingga Picanha dari Brasil.
Pengakuan internasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Sebab, sate bukan sekadar makanan biasa. Di balik setiap tusuk sate yang dibakar di atas arang, tersimpan tradisi panjang, cita rasa khas Nusantara, hingga nilai kebersamaan yang selalu terasa terutama saat Idul Adha tiba.
Di berbagai daerah, momen Idul Kurban hampir selalu diwarnai dengan aktivitas membakar sate bersama. Anak-anak membantu menusuk daging, para orang tua sibuk menjaga bara api, sementara aroma khas daging bakar bercampur bumbu kecap menyebar ke seluruh penjuru kampung. Tradisi sederhana itu telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari suasana khas Hari Raya Kurban di Indonesia.
Baca Juga: Berapa Tusuk Sate Kambing Ideal yang Aman Dikonsumsi? Ini Kata Ahli Gizi
TasteAtlas menilai keistimewaan sate Indonesia terletak pada perpaduan bumbu rempah, penggunaan kecap manis khas Nusantara, serta teknik pembakaran tradisional menggunakan arang kayu yang menghasilkan aroma smoky khas. Kombinasi itulah yang membuat sate memiliki cita rasa berbeda dibandingkan sajian barbeque dari negara lain.
Dahulu, sate kambing bahkan dikenal sebagai hidangan istimewa yang hanya hadir pada acara tertentu atau saat menjamu tamu kehormatan. Di lingkungan pesantren dan kalangan kiai, sate kambing kerap menjadi menu favorit untuk memuliakan tamu. Sementara bagi masyarakat umum, Idul Adha menjadi momen paling dinanti untuk menikmati hidangan tersebut.
Kini, sate telah berkembang menjadi kuliner lintas generasi dan lintas kelas. Dari warung kaki lima hingga restoran mewah, sate tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Bahkan, beberapa kuliner Indonesia lain juga berhasil masuk daftar 50 makanan terbaik dunia versi TasteAtlas, seperti Rawon, Siomay, Batagor, Pempek, Nasi Goreng Ayam, Sate Padang, Gulai, Soto Betawi, hingga Rendang.
Baca Juga: Dari Setengah Ekor hingga 10 Kambing Sehari, Lezatnya Sate Sor Nongko Nganjuk Tak Pernah Ingkar Rasa
Pengakuan dunia terhadap sate kambing menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia mampu bersaing di panggung internasional. Maka, ketika Idul Adha nanti aroma sate kembali memenuhi halaman rumah dan sudut-sudut kampung, masyarakat Indonesia tidak hanya sedang menikmati hidangan lezat, tetapi juga merayakan salah satu mahakarya kuliner Nusantara yang kini mendunia.
Daftar 50 Makanan Terbaik di Dunia versi TasteAtlas (Update Terbaru 2025/2026)
- Lechona (Kolombia)
- Pizza Napoletana (Italia)
- Picanha (Brasil)
- Sate Kambing (Indonesia)
- Rechta (Aljazair)
- Kari Phanaeng (Thailand)
- Asado (Argentina)
- Rawon (Indonesia)
- Çökertme Kebabı (Turki)
- Cağ Kebabı (Turki)
- Tibs (Etiopia)
- Katsu Curry (Jepang)
- Pappardelle al Cinghiale (Italia)
- Tacos al Pastor (Meksiko)
- Banh Mi (Vietnam)
- Pierogi (Polandia)
- Tonkotsu Ramen (Jepang)
- Siomay (Indonesia)
- Batagor (Indonesia)
- Paella de Marisco (Spanyol)
- Guotie (China)
- Sashimi (Jepang)
- Pempek (Indonesia)
- Khinkali (Georgia)
- Ceviche (Peru)
- Butter Chicken (India)
- Peking Duck (China)
- Kebab (Turki)
- Souvlaki (Yunani)
- Shabu-shabu (Jepang)
- Bibimbap (Korea Selatan)
- Pho (Vietnam)
- Nasi Goreng Ayam (Indonesia)
- Gyoza (Jepang)
- Tom Yum (Thailand)
- Feijoada (Brasil)
- Moussaka (Yunani)
- Steak au Poivre (Prancis)
- Bulgogi (Korea Selatan)
- Tagine (Maroko)
- Hummus (Lebanon)
- Sate Padang (Indonesia)
- Pad Thai (Thailand)
- Gulai (Indonesia)
- Soto Betawi (Indonesia)
- Schnitzel (Austria)
- Lasagna alla Bolognese (Italia)
- Churrasco (Brasil)
- Bouillabaisse (Prancis)
- Rendang (Indonesia)






