Pilih Akhir Hari Tasyrik, Kejari Nganjuk Salurkan 250 Paket Daging Kurban ke Warga

oleh -79 Dilihat
Pembagian daging kurban Kejari Nganjuk, sengaja pilih hari keempat masa Tasyrik, tujuannya agar daging sampai tepat guna dan tidak mubazir di tengah warga. (Agus Karyono)
Pembagian daging kurban Kejari Nganjuk, sengaja pilih hari keempat masa Tasyrik, tujuannya agar daging sampai tepat guna dan tidak mubazir di tengah warga. (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menunjukkan kepedulian sosial yang nyata dalam merayakan Hari Raya Idul Adha.

Lembaga penegak hukum ini menyembelih total empat ekor hewan kurban, yang terdiri dari 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing.

Uniknya, prosesi penyembelihan ini sengaja dilaksanakan pada hari keempat atau hari terakhir Tasyrik.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya, menjelaskan bahwa seluruh paket daging kurban tersebut disasarkan kepada ratusan warga yang membutuhkan.

“Daging hewan kurban dibagikan untuk 250 orang penerima, terutama warga yang berada di sekitar lingkungan kantor kejaksaan,” ujar Koko Roby Yahya, Sabtu (30/5).

Langkah memilih hari keempat sebagai waktu penyembelihan bukan tanpa alasan. Pihak Kejari Nganjuk memanfaatkan kelonggaran waktu yang diberikan dalam syariat Islam, di mana umat Muslim memiliki waktu selama empat hari untuk melaksanakan penyembelihan kurban, yakni pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Melalui pengaturan jadwal yang cermat ini, Kejari Nganjuk ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Dengan begitu, daging kurban yang diterima warga di hari pertama atau kedua sudah dimanfaatkan (habis), dan sekarang mereka mendapat daging kurban lagi, sehingga tidak mubazir,” tambah Koko Roby.

Bagi keluarga besar Kejari Nganjuk, ibadah kurban tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau ceremonial belaka. Momentum ini menjadi wadah untuk merefleksikan nilai-nilai ketaatan sekaligus memperkuat solidaritas antar sesama.

Koko Roby Yahya menegaskan bahwa ibadah kurban memiliki esensi yang sangat mendalam bagi seluruh pejabat maupun staf di lingkungan Kejari Nganjuk.

“Ibadah kurban adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT yang berdimensi ganda. Selain bernilai spiritual untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, kurban memberikan dampak nyata bagi pemerataan ekonomi masyarakat dan melatih kepekaan sosial dengan berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.