KabarBaik.co, Solo- Antusiasme volimania Jawa Timur benar-benar mencapai puncaknya. Laga panas antara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia melawan Jakarta Pertamina Enduro di seri Solo babak Final Four Proliga 2026 bahkan belum dimulai, namun tiketnya sudah ludes terjual.
Pertandingan yang akan digelar di GOR Sritex Arena pada Kamis (9/4) itu dipastikan berlangsung di hadapan tribun penuh. Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi KabarBaik.co, seluruh tiket—baik reguler maupun VIP—telah sold out jauh hari. Padahal, kapasitas arena tersebut mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 penonton.
Informasinya, sebagian besar yang bakal ”invasi” ke Solo itu adalah warga Gresik dan Jawa Timur. Mereka tret tet tet untuk memberikan dukungan penuh pada Arneta Putri dkk. Tentu saja, gemuruh ”pemain ketujuh” tersebut bakal membuat nyali lawan berada dalam tekanan besar.
Kabar habisnya tiket ini juga telah diumumkan melalui akun Instagram Moji TV, menandakan betapa tingginya minat publik terhadap laga sarat gengsi tersebut.

Tingginya animo tak lepas dari status pertandingan yang layak disebut grand final prematur atau final dini. Selain mempertemukan dua tim papan atas, duel ini juga menghadirkan bintang besar seperti Megawati Hangestri Pertiwi di kubu Pertamina Enduro. Kehadiran pemain yang dijuluki “Megatron” itu menjadi magnet tersendiri yang mampu menarik perhatian penonton lintas daerah.
Baca Juga: Spiker Josjis Semua, Adu Resiliensi Setter di Final Four Proliga 2026
Namun, bukan hanya faktor laga putri yang membuat tiket hari pertama langsung ludes. Pada hari yang sama, malam harinya pukul 19.00 WIB, akan tersaji duel panas sektor putra antara LavAni Livin Transmedia melawan Bhayangkara Presisi. Rivalitas panjang kedua tim ini selalu menghadirkan tensi tinggi dan menjadi daya tarik tambahan bagi penonton.
Khusus bagi warga Jawa Timur, kedekatan emosional dengan LavAni juga menjadi faktor penting. Klub tersebut diketahui didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono, tokoh kelahiran Pacitan, Jawa Timur, yang kerap hadir langsung memberikan dukungan di arena pertandingan, termasuk saat seri Surabaya sebelumnya.
Di seri Solo ini, Gresik Phonska tidak hanya akan menjalani laga krusial melawan Pertamina Enduro, tetapi juga melakoni leg kedua menghadapi Jakarta Popsivo Polwan. Pada pertemuan pertama, Gresik tampil dominan dengan kemenangan telak 3-0.
Jika mampu menyapu bersih seluruh laga di Solo, langkah Gresik menuju grand final akan semakin terbuka lebar. Skenario serupa tampaknya juga berlaku bagi LavAni ataupun Bhayangkara Presisi di sektor putra.
Dengan tiket yang sudah habis pada laga perdana dan atmosfer yang dipastikan membara, seri Solo bukan sekadar lanjutan kompetisi. Tapi, panggung pembuktian—di mana dukungan suporter, gengsi antartim, dan peluang menuju grand final berpadu dalam satu momen orkestrasi besar. (*)






