Grand Final Prematur Proliga 2026 di Seri Solo: Megawati dkk Lawan Gresik, Terus Dibayangi Rumor Ruang Ganti

oleh -423 Dilihat
MEGAWATI MEGATRON
Megawati Hangestri, salah satu spiker andalan Jakarta Pertamina Enduro dan juga timnas Indonesia. (Foto JPE)

KabarBaik.co, Solo – Duel paling ditunggu di babak Final Four Proliga 2026 langsung tersaji di laga pembuka Seri Solo, Kamis (9/4), pukul 16.00 WIB, di GOR Sritex Arena. Tim putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan berhadapan dengan Jakarta Pertamina Enduro (JPE). Pertemuan itu bukan laga biasa. Tapi, seperti “grand final prematur” yang bisa menentukan siapa yang lebih layak melaju ke partai puncak di Yogyakarta nanti.

Dari data statistik, Gresik datang dengan modal sangat kuat. Tim kebanggaan Jawa Timur itu mendominasi babak reguler sebagai juara, lalu di Final Four Seri Surabaya menyapu bersih dua laga dengan skor telak 3-0. Yakni, saat lawan Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN.

Kolektivitas tim asuhan Alessandro Lodi itu memang terlihat matang dalam semua lini. Mulai pertahanan lantai solid, servis efektif, dan duet ’’twin tower’’ Annie Mitchem-Oleksandra Bytsenko yang saling melengkapi.

Sejak awal kompetisi voli kasta tertinggi musim ini, Gresik Phonska Plus dan Jakarta Pertamina Enduro sering bergantian memimpin atau berada di puncak klasemen sementara. Karena rivalitas itu, tidak salah kalau kemudian banyak pihak menyebut laga kedua tim sebagai grand final premature atau final kepagian.

Sebagai juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro di final four tampil cukup dramatis. Mereka berhasil bangkit dengan memenangkan laga 3-1 atas Popsivo Polwan, setelah sempat dikalahkan Jakarta Electric PLN dengan 2-3.

Trio spiker andalan Pertamina Enduo, Irina Voronkova, Wilma Salas, dan Megawati Hangestri, memang berdaya gedor tinggi. Tapi, sering kali over-reliance pada serangan individu membuat distribusi bola kurang variatif. Voronkova yang baru bergabung langsung mencetak puluhan poin, tapi chemistry dengan tim tampak belum sepenuhnya mulus.

Yang membuat laga kali ini semakin panas adalah isu di internal Pertamina Enduro yang terus mengemuka. Rumor keretakan hubungan antara setter sekaligus sang kapten Tisya Amallya Putri dengan Megawati Hangestri, masih beredar luas di media sosial sejak akhir reguler season. Kritik fans banyak tertuju pada distribusi bola Tisya yang dianggap kurang maksimal ke Megawati, sehingga “Megatron” kadang “kering” atau ‘’kedinginan’’ di laga.

Baca Juga: Kobarkan Api Bumi Majapahit! Wajib Tret Tet Tet ke Jawa Tengah, Kawal Gresik ke Tangga Juara Proliga 2026

Berdasarkan catatan, Megawati memang masuk dalam pencetak top skor di seri final four dengan sebanyak 22 poin. Namun, perlu diingat, poin tersebut dihasilkan dalam 9 set (5 set dengan Electric PLN dan 4 set melawan Popsivo Polwan). Artinya, jika dirata-rata hanya tiga poin saja yang disumbangkan Megawati dalam setiap set. Sebagai toser atau setter, Tisya pun menjadi kambing hitamnya.

Sebetulnya, pihak manajemen Pertamina Enduro sudah berulang kali membantah isu keretakan tersebut. Tim tetap solid. Namun, narasi “blame game” di ruang ganti tetap hidup di media sosial, terutama setelah kekalahan dari Electric PLN. Nah, beberapa pengamat pun menyebut hal ini berpotensi mengganggu fokus tim di set-set krusial, terutama saat Pertamina Enduro harus menghadapi pertahanan rapat Gresik.

Tidak hanya hubungan Tisya-Mega itu, pergantian mendadak Yana Shceherban juga dirumorkan sebagai satu biang disharmoni internal. Beberapa skuad merasa berempati terhadap Shcherban. Maklum, pemain asal Rusia itu dianggap sudah ikut berpeluh keringat mengantarkan Pertamina Enduro hingga ke babak final four, namun mendadak diganti dengan Irina Voronkova.

Baca Juga:  Spiker Josjis Semua, Adu Resiliensi Setter di Final Four Proliga 2026

Karena itu, tampaknya pelatih Bulent Karslıoglu dihadapkan pada tugas berat. Menyatukan trio spiker sekaligus memperbaiki komunikasi internal.

Sementara itu, di kubu Gresik, suasana jauh lebih tenang dan kondusif. Suporter The Bulss Army yang militan dan loyal diprediksi bakal ramai tret tet tet untk hadir ke Solo yang relatif dekat dari Jatim. Tentu saja, situasi ini memberikan energi ekstra sebagai “pemain ketujuh” untuk Medio Yoku dkk.

Head-to-Head dan Prediksi

Sepanjang musim 2026, Gresik mendominasi head-to-head: menang 3-1 dan 3-0 atas Pertamina. Pertahanan Gresik sering berhasil menetralkan serangan lawan, sementara Pertamina Enduro kesulitan mengatasi ritme permainan kolektif di seri reguler tersebut.

.Prediksi banyak analis masih condong ke Gresik Phonska menang 3-2 atau 3-1 dalam laga ketat tersebut. Megawati dkk berpeluang merebut satu atau dua set, tetapi kestabilan mental, kolektivitas serta pertahanan Gresik menjadi pembeda. Kalau rumor ruang ganti di tubuh Pertamina Enduro itu benar-benar memengaruhi mental, laga pun bisa saja berakhir lebih cepat dengan kemenangan Gresik.

Baca Juga: Annie Mitchem: Senyum Tenang “Terminator” di Kota Santri, Satu Misi Membawa Mahkota ke Bumi Majapahit

Meski demikian, dalam setiap pertandingan, kerap penuh kejutan. Demikian juga di voli. Satu service ace atau smash telak bisa mengubah momentum. Suporter kedua kubu, militansi Gresik yang terorganisir versus fans Pertamina Enduro yang passionate dan emosional — dipastikan membuat atmosfer GOR Sritex Arena semakin membara.

Pada akhirnya. laga Gresik vs Jakarta ini bukan hanya perebutan tiga poin penting di klasemen Final Four Proliga 2026. Tapi, juga ujian karakter bagi Pertamina Enduro di tengah bayang-bayang ’’drama Korea’’ internal. Bagi Gresik, kali ini menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan mimpi gelar perdana di Proliga. Mempersembahkannya untuk Bumi Majapahit, tanah para pemenang.

Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang “grand final prematur” ini? Andai bisa saksikan langsung ke GOR Sritex Arena pada Kamis (9/5) sore nanti dengan harga tiket termurah Rp 150 ribu. Atau, menyaksikannya di Moji TV dan Vidio. Duel seru antara mesin kolektif Gresik versus ’’trio serang’’ Pertamina Enduro, lengkap dengan segala intrik di balik layar, itu bakal menjanjikan hiburan voli kelas atas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.