Bentengi Siswa dari Pengaruh Narkoba, Wakil Wali Kota Pasuruan Tegaskan Peran Pendidikan Agama 

oleh -143 Dilihat
IMG 20260522 WA0019
Sosialisasi bahaya narkoba. (Foto: Zia Ulhaq) 

KabarBaik.co, Pasuruan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Bakesbangpol menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di SMK Negeri 1 Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi.

Nawawi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjawab tantangan dan isu sosial di Kota Pasuruan.

“Kami ucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan ini. Ini merupakan ikhtiar kami dalam bidang ideologi untuk menjawab tantangan dan isu yang ada di Kota Pasuruan,” ujar Nawawi.

Nawawi mengatakan, di era digitalisasi saat ini masyarakat sangat mudah memperoleh berbagai informasi melalui media sosial. Namun, derasnya arus informasi tersebut harus disikapi dengan bijak agar tidak berdampak negatif.

“Skema pendidikan di era digitalisasi membuat kita mudah mendapatkan informasi. Tinggal bagaimana cara kita menyikapi informasi yang didapat. Jangan sampai apa yang ada di media sosial justru ditiru tanpa disaring terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika tidak hanya menyasar pelajar, namun juga dapat menyerang seluruh lapisan masyarakat, termasuk ibu rumah tangga. Karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak dalam melakukan pencegahan.

“Skema kolaborasi sangat bagus dengan pemerintah. Harapannya media juga mempublikasikan informasi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Nawawi menegaskan bahwa pencegahan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga peran orang tua dan lingkungan sekitar. “Pencegahan narkotika kata kuncinya dari orang tua dan kita semua. Kadang kita mendengar semua harus diurus pemerintah, padahal sebagai orang tua juga punya peran penting,” ungkapnya.

Nawawi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pengetahuan agama dalam membentuk karakter generasi muda. “Kecerdasan intelektual tidak mampu menjamin semuanya. Manusia harus imbang. Kalau kita kuat dalam pengetahuan agama, insyaallah penanganan narkotika bisa lebih baik,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Nawawi mengajak para siswa untuk terus menjaga diri dan meningkatkan pengetahuan demi mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Kalian harus bisa menjaga diri dan terus meningkatkan pengetahuan. Jangan sampai mengenal narkotika, karena fakta di lapangan memang ada,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.