KabarBaik.co, Pasuruan – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Pasuruan kembali menelan korban jiwa. Seorang lansia pencari kerang, warga Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dikabarkan meninggal dunia akibat tersambar petir.
Korban diketahui bernama Sulicha (65), dilaporkan tewas setelah tersambar petir di pesisir perairan Ngemplakrejo, pada Selasa (19/5) malam. Saat itu korban hendak menyudahi aktivitasnya di laut akibat cuaca buruk.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, korban awalnya berangkat mencari kerang pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB, bersama tujuh orang nelayan lainnya di perairan Ngemplakrejo.
Nahas, menjelang malam hari cuaca di lokasi berubah drastis. Hujan deras yang disertai kilatan petir melanda kawasan pesisir tersebut. Merasa kondisi alam sedang tidak bersahabat, korban dan lainnya memutuskan untuk kembali dan berjalan menuju perahu mereka.
“Saat hendak naik ke perahu, petir menyambar korban. Kondisi di lokasi saat itu hujan deras dan sangat gelap,” ujar Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota, AKP Edy Suseno.
Rekan korban bersama warga kemudian mengevakuasi korban dan langsung membawanya ke rumah duka. Edy menjelaskan bahwa pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum luar di rumah sakit. Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap kejadian ini sebagai musibah murni.
“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan resmi. Mereka tidak bersedia dilakukan upaya hukum atau otopsi, dan memilih untuk langsung memakamkan jenazah korban hari ini,” jelas Edy. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai untuk lebih waspada. (*)






