KabarBaik.co- Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr Mohammad Nasih mendukung pembentukan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Khusus Airlangga. ISNU tidak lain merupakan salah satu badan otonom (banom) NU.
“Cukup pakai nama ISNU Airlangga, saya kira sudah banyak yang tahu dimana ISNU Airlangga itu,” katanya dalam pertemuan dengan Ketua PW ISNU Jatim Prof Dr H Mas’ud Said MSi di Gedung Rektorat Unair, Kamis (3/10).
Pertemuan yang berlangsung 1 jam lebih itu juga dihadiri sejumlah pengurus ISNU Jatim yang berasal dari Unair. Beberapa di antarnya Dr dr Machin Sp.S(K), Fatin Fadhilah Hasib SE MSi, dan nama-nama lainnya.
“Untuk pengurus jangan terlalu banyak, yang penting ada perwakilan masing-masing fakultas, tapi jangan sampai benturan dengan PCNU Kota Surabaya, karena beberapa orang Unair juga masuk PCNU Surabaya,” kata Nasih.
Guru besar kelahiran Gresik itu juga bersedia didaulat menjadi Penasehat ISNU Cabang Khusus Airlangga. Dia pun mendukung program ISNU Airlangga ke depan. Bahkan, Nasih berharap jangan sampai ISNU Airlangga sudah dibentuk, namun tanpa kegiatan atau program.
“Minimal ada kegiatan, jangan sampai ada ISNU tanpa isi, soal tempat bisa dikoordinasikan. Kalau mau menerbitkan jurnal, bisa manfaatkan penerbitan Unair dengan ganti ongkos kertas saja,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ketua PW ISNU Jatim Prof Dr H Mas’ud Said menyampaikan terima kasih banyak atas dukungan Rektor Unair. Dikatakan, nanti ISNU dari Unair akan segera melengkapi struktur kepengurusan.
“Bisa juga ada Dewan Pakar sesuai dengan kepakarannya, tapi bisa juga memanfaatkan diaspora Unair yang tersebar di luar Unair. Nanti bisa juga ada Pesantren Mahasiswa (Pesma) di dekat Unair,” ujarnya.
Hal itu juga ditegaskan Ning Fatin Fadhilah Hasib yang siap berkoordinasi dengan teman-teman NU di Unair untuk mewujudkan Pesma yang menampung alumni pesantren di Unair. “Itu jadi program,” kata Ning Fatin. (*)






