KabarBaik.co, Jakarta — Jelang AVC Nations Cup 2026, Timnas Voli Putra Indonesia mendapat kabar mengejutkan. Dua pilar senior, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar, resmi mundur dari skuad Merah Putih di tengah persiapan menghadapi padatnya agenda internasional tahun ini. Awalnya, kembali bergabungnya dua ”jangkar” utama mendapat sambutan luar biasa dan ekspektasi tinggi. Namun, keputusan demi sebuah jalan baru.
Sebagai respons cepat, PBVSI langsung memanggil dua nama muda pengganti yang juga terbilang luar biasa. Yakni, Alfin Daniel Pratama dan Rama Fazza Fauzan, untuk mengisi kekosongan di pelatnas.
Daniel tidak lain adalah setter muda berbakat yang beberapa waktu lalu turut menjadi bagian sejarah Bhayangkara Presisi, sebagai wakil Indonesia, menjuarai AVC Men’s Champions League 2026, kompetisi klub voli terbaik Asia. Adapun Rama Fazza, dikenal sebagai the next Rivan, opposite dari klub legendaris Surabaya Samator.
Keputusan mundurnya Rivan dan Nizar cukup mengejutkan di mata volimania tanah air. Sebab, keduanya sebelumnya masih masuk daftar 16 pemain Timnas Voli Putra Indonesia untuk AVC Nations Cup 2026 dan SEA V League 2026. Namun, PBVSI menyebut langkah itu diambil demi proses regenerasi tim, mempertimbangkan kondisi fisik, serta rencana pribadi kedua pemain dalam perjalanan karier mereka.
Baca Juga: Gladiator Samator: Daya Ledak Rama Fazza di Proliga 2026
“Setelah bertahun-tahun berjuang bersama Merah Putih, Nizar dan Rivan memutuskan tidak dapat bergabung dengan alasan komitmen regenerasi tim, kebugaran fisik, dan rencana pribadi,” tulis PBVSI dalam pernyataan resminya.
Selama ini Rivan dikenal sebagai opposite hitter utama Indonesia dan menjadi tumpuan serangan dalam berbagai turnamen level Asia Tenggara hingga Asia. Sementara Nizar merupakan otak permainan tim nasional yang berperan penting sebagai setter utama dalam beberapa tahun terakhir. Dia juga menjadi jenderal lapangan saat Bhayangkara Presisi menjadi juara AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak tersebut.
Timnas Voli Putra Indonesia saat ini tengah dipersiapkan di bawah arahan pelatih asal Brasil, Sergio Veloso. Indonesia dijadwalkan tampil pada AVC Nations Cup 2026 di India pada 20–28 Juni sebelum melanjutkan perjuangan di SEA V League 2026 pada Juli mendatang.
Beragam Reaksi Fans
Keputusan mundurnya Rivan Nurmulki dari Timnas Voli Putra Indonesia langsung memicu banjir reaksi dari para penggemar di akun Instagram pribadi miliknya. Kolom komentar unggahan terbaru opposite hitter andalan Garuda itu dipenuhi like dan ucapan terima kasih, dukungan, hingga pesan emosional dari fans voli Tanah Air.
Banyak penggemar menilai Rivan bukan sekadar pemain, melainkan salah satu ikon kebangkitan voli Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. “Tetap menjadi yang terbaik Mas @rivannurmulki,” tulis salah satu penggemar.
Komentar bernada haru juga mendominasi. Sebagian fans mengaku belum siap melihat Timnas Voli Indonesia tanpa sosok Rivan di lapangan. “Belum siap lihat timnas tanpa Rivan,” tulis akun lainnya.
Ada pula penggemar yang mengenang kontribusi besar Rivan saat membawa Indonesia berjaya di berbagai turnamen internasional. ”Generasi kami tumbuh nonton smash-smash keras Rivan di timnas,” tulis seorang warganet.
“Terima kasih sudah bikin Indonesia disegani di Asia Tenggara,” komentar fans lainnya.
Tak sedikit pula yang menyebut pemain asal Jambi itu sebagai legenda voli Indonesia karena dedikasinya bersama Merah Putih selama bertahun-tahun. Meski mendukung langkah regenerasi yang dilakukan PBVSI, sebagian fans tetap merasa kehilangan dengan absennya salah satu pemain senior terbaik Indonesia tersebut.
“Regenerasi memang harus jalan, tapi kehilangan Rivan tetap berat buat fans,” tulis komentar lainnya. (*)







