Berkah Idul Adha, Pembeli di Pasar Hewan Muning Meningkat 20 Persen

oleh -468 Dilihat
92a9be9f f3af 4b24 b5b7 fa1a400bedab
Djauhari Luthfi, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Menjelang Hari Raya Idul Adha, satu-satunya pasar hewan di Kota Kediri mulai ramai pembeli. Yakni Pasar Hewan Muning.

Djauhari Luthfi, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo mengatakan jika Pasar Hewan Muning ini memang merupakan tempat yang disediakan bagi para penjual hewan untuk menjajakan dagangannya.

Diketahui, Pasar Hewan Muning buka seminggu 2 kali. Atau dua 2 pasaran. Yakni setiap Pahing dan Wage. Pihaknya pun bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan kesehatan hewan kurban.

“Kami tidak hanya menyediakan tempat, kami berkoordinasi dengan DKPP untuk memeriksa kesehatan hewan. Jadi hewan yang dijual di sini adalah hewan yang layak, jadi terjamin kesehatannya dan layak untuk kurban,” ucapnya, Selasa (11/6).

Total hewan yang bisa tertampung di pasar ini mencapai 1.000 ekor kambing serta 500 ekor sapi.

“Untuk ramainya di sini adalah di pasaran Pahing, karena yang buka hanya Muning. Tapi kalau Wage kan terbagi dengan beberapa pasar hewan yang lain seperti Ngadiluwih maupun Gringging,” tambahnya.

Menurutnya, kurang dari sepekan Hari Raya Idul Adha mulai dirasakan ada peningkatan penjualan sebanyak 15 hingga 20 persen. Untuk harga hewan kurban dirasa masih stabil.

Harga untuk seekor kambing mulai dari Rp 3 juta sampai dengan Rp 5 juta tergantung dengan kualitasnya. Sedangkan untuk sapi mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 35 juta tergantung dengan ukurannya.

Luthfi menyebut jika pada hari-hari biasa, seorang penjual hewan kambing bisa laku 5 ekor per harinya. Namun mendekati Hari Raya Idul Adha ini ia mengklaim para penjual bisa menjual sebanyak 10 ekor kambing.

Untuk kesehatan hewan kurban, lanjut Luthfi, tidak perlu diragukan lagi.

“Jadi kambing yang masuk ini diperiksa semuanya oleh dokter hewan dari DKPP, makanya kami ada koordinasi dan integrasi. Bagaimana kualitas dan kesehatan hewan ini memang layak,” tambahnya.

Hasil sementara pemantauan kesehatan yang dilakukan oleh tim dari DKPP Kota Kediri dinyatakan masih aman untuk kondisi hewan di Pasar Muning.

“Ya kami kan selalu pelayanan pada masyarakat, pedagang maupun pembeli, kebersihan juga kesehatan bukan hanya lingkungan, ada penyerapan kotoran, nanti kita bersihkan. Kita juga lihat masyarakat sekitar, ada RT-nya, supaya pasar hewan tidak menggangu masyarakat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.