Berkah Idul Adha, Pembeli di Pasar Hewan Muning Meningkat 20 Persen

Reporter: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP
oleh -135 Dilihat
Djauhari Luthfi, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Menjelang Hari Raya Idul Adha, satu-satunya pasar hewan di Kota Kediri mulai ramai pembeli. Yakni Pasar Hewan Muning.

Djauhari Luthfi, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo mengatakan jika Pasar Hewan Muning ini memang merupakan tempat yang disediakan bagi para penjual hewan untuk menjajakan dagangannya.

Diketahui, Pasar Hewan Muning buka seminggu 2 kali. Atau dua 2 pasaran. Yakni setiap Pahing dan Wage. Pihaknya pun bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan kesehatan hewan kurban.

“Kami tidak hanya menyediakan tempat, kami berkoordinasi dengan DKPP untuk memeriksa kesehatan hewan. Jadi hewan yang dijual di sini adalah hewan yang layak, jadi terjamin kesehatannya dan layak untuk kurban,” ucapnya, Selasa (11/6).

Baca juga:  Polisi Ringkus 14 Tersangka Kriminalitas dan Perjudian di Kota Kediri

Total hewan yang bisa tertampung di pasar ini mencapai 1.000 ekor kambing serta 500 ekor sapi.

“Untuk ramainya di sini adalah di pasaran Pahing, karena yang buka hanya Muning. Tapi kalau Wage kan terbagi dengan beberapa pasar hewan yang lain seperti Ngadiluwih maupun Gringging,” tambahnya.

Menurutnya, kurang dari sepekan Hari Raya Idul Adha mulai dirasakan ada peningkatan penjualan sebanyak 15 hingga 20 persen. Untuk harga hewan kurban dirasa masih stabil.

Baca juga:  Usai Dilantik, Pantarlih Kota Kediri Langsung Terjun Sukseskan 1 Juta Coklit

Harga untuk seekor kambing mulai dari Rp 3 juta sampai dengan Rp 5 juta tergantung dengan kualitasnya. Sedangkan untuk sapi mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 35 juta tergantung dengan ukurannya.

Luthfi menyebut jika pada hari-hari biasa, seorang penjual hewan kambing bisa laku 5 ekor per harinya. Namun mendekati Hari Raya Idul Adha ini ia mengklaim para penjual bisa menjual sebanyak 10 ekor kambing.

Untuk kesehatan hewan kurban, lanjut Luthfi, tidak perlu diragukan lagi.

“Jadi kambing yang masuk ini diperiksa semuanya oleh dokter hewan dari DKPP, makanya kami ada koordinasi dan integrasi. Bagaimana kualitas dan kesehatan hewan ini memang layak,” tambahnya.

Baca juga:  Sehari, Bro Ronny Buru Rekom 2 Partai untuk Maju Pilkada Kota Kediri

Hasil sementara pemantauan kesehatan yang dilakukan oleh tim dari DKPP Kota Kediri dinyatakan masih aman untuk kondisi hewan di Pasar Muning.

“Ya kami kan selalu pelayanan pada masyarakat, pedagang maupun pembeli, kebersihan juga kesehatan bukan hanya lingkungan, ada penyerapan kotoran, nanti kita bersihkan. Kita juga lihat masyarakat sekitar, ada RT-nya, supaya pasar hewan tidak menggangu masyarakat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.