KabarBaik.co, Jakarta – Patriot Purworejo boleh saja mencuri harapan di awal. Namun Atlas Semarang yang akhirnya berpesta.
Lewat pertarungan sengit empat set yang menguras emosi, skuad asal Semarang tersebut resmi menyandang status sebagai penguasa baru voli putra nasional usai memenangkan partai Grand Final Kejurnas U-18 2026 di GOR Bulungan, Sabtu (9/5)
Duel “Derbi Jawa Tengah” ini sejak awal diprediksi menjadi panggung pembuktian bagi para talenta muda Proliga. Patriot Purworejo sempat membuat publik terperangah setelah memenangkan set pertama lewat drama deuce panjang yang berakhir dengan skor 28-26. Namun, keunggulan itu justru menjadi alarm kebangkitan bagi Atlas Semarang.
Dimotori Fauzan Nibras, opposite kidal yang sudah mencicipi panasnya Proliga 2026 Garuda Jaya, Atlas mulai mendikte permainan. Melalui variasi serangan yang sulit dibendung, mereka membalas di set kedua dengan skor tipis 25-23, sebelum akhirnya benar-benar menghancurkan momentum lawan di set ketiga dan keempat melalui kemenangan telak 25-13 dan 25-18.
Keberhasilan Atlas Semarang menutup laga dengan skor akhir 3-1 sekaligus menegaskan bahwa Jawa Tengah masih menjadi kiblat utama pembinaan voli putra tanah air. Kematangan mental para pemain Atlas yang mayoritas merupakan pilar Timnas U-18 menjadi faktor pembeda saat memasuki poin-poin krusial.
Di sisi lain, medali perunggu atau juara ketiga berhasil diamankan oleh Cinus VC, setelah menang melawan Tectona Bandung dengan skor 3-1. (*)








