Biar Nyaman Ikut Muktamar NU, 3 Posko Kesehatan Siaga 24 Jam di Tambakberas Jombang

oleh -127 Dilihat
Tim kesehatan disiapkan untuk melayani peserta Muktamar ke-35 NU selama 24 jam di Tambakberas, Jombang.(istimewa)
Tim kesehatan disiapkan untuk melayani peserta Muktamar ke-35 NU selama 24 jam di Tambakberas, Jombang.(istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan layanan kesehatan bagi peserta selama pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

Peserta yang mengalami gangguan kesehatan akan mendapat penanganan medis hingga rujukan ke rumah sakit jika diperlukan.

Wakil Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU Bidang Kesehatan, KH Muhyiddin Zainul Arifin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan tiga posko kesehatan yang akan beroperasi selama muktamar pada 27-31 Agustus 2026.

“Tiga posko itu berada di Universitas KH Wahab Chasbullah (Unwaha), MTsN 3 Tambakberas Jombang, dan MAN 3 Tambakberas Jombang,” kata Muhyiddin, dalam keterangannya, Selasa (11/8).

Setiap posko akan diperkuat minimal satu dokter di setiap shift, perawat, serta pengemudi ambulans. Jumlah shift disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi agar layanan kesehatan dapat tersedia selama 24 jam.

“Setiap tim sudah ada minimal satu dokter dan tenaga kesehatan pendukung lainnya,” ujarnya.

Selain tiga posko utama, tenaga kesehatan juga disiapkan di 10 tower yang menjadi lokasi istirahat peserta. Di sana terdapat perawat, Banser Husada, serta tenaga akupresur.

Peserta yang merasa sakit atau membutuhkan pemeriksaan bisa langsung mendatangi posko kesehatan. Untuk pemeriksaan medis, peserta tidak perlu menggunakan voucher pijat.

“Kalau merasa kurang sehat terus periksa, ya tidak usah pakai voucher, otomatis secara langsung,” jelas Muhyiddin.

Jika kondisi peserta membutuhkan penanganan lebih lanjut atau rawat inap, panitia telah berkoordinasi dengan RSUD Kabupaten Jombang dan RSUD Ploso.

“Kita sudah koordinasi dengan Direktur RSUD Kabupaten Jombang dan Direktur RSUD Ploso. Jadi sudah langsung bisa dibawa ke sana dengan pelayanan khusus untuk peserta muktamar,” ungkapnya.

Bagi peserta yang memiliki BPJS Kesehatan, kepesertaan tersebut dapat digunakan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Tim kesehatan panitia akan membantu proses penanganan hingga rujukan apabila pasien membutuhkan pelayanan rumah sakit.

“Kalau mereka memiliki BPJS Kesehatan, maka sudah tidak ada masalah lagi, baik dari Jawa Timur atau luar Jawa Timur, seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara peserta yang tidak memiliki BPJS akan mendapat mekanisme pembiayaan sesuai asal daerahnya.

Khusus peserta asal Jombang yang tidak memiliki BPJS, biaya pelayanan rujukan disebut telah mendapat dukungan pembiayaan dari Pemkab Jombang.

“Untuk yang asalnya dari Jombang ini sudah pembiayaannya ter-cover oleh Pemda Jombang,” ujarnya.

Sedangkan peserta dari luar Jombang yang tidak memiliki BPJS, biaya pelayanan tidak otomatis ditanggung panitia. Panitia akan berkoordinasi dengan peserta dan daerah asal terkait pembiayaannya.

“Kalau yang di luar itu nanti secara teknis akan koordinasi dengan masing-masing pasien dan asal, otomatis menjadi tanggungan peserta masing-masing,” jelas Muhyiddin.

Panitia pun mengimbau seluruh peserta memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan sebelum mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU.

Selain layanan di posko, tim kesehatan juga akan disiagakan untuk mengawal berbagai agenda muktamar, mulai pembukaan, sidang pleno hingga sidang komisi.

Di setiap lokasi persidangan juga disiapkan ambulans, pengemudi, perawat, dan Banser Husada sebagai tim siaga.

“Kita berharap semuanya sehat, muktamar bisa bergembira dan bisa mendapat keberkahan selama muktamar itu,” pungkasnya..

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.