KabarBaik.co, Gresik – Rumah warga di Gang Masjid, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, diduga dibobol maling. Pelaku yang disinyalir lebih dari satu orang membawa kabur berbagai barang berharga, mulai dari sertifikat rumah, sepeda motor, hingga perabot rumah tangga.
Rumah tersebut diketahui milik V. Rah Indah, 68 tahun. Aksi pencurian tersebut diketahui pada Rabu (5/8) sekitar pukul 09.15 WIB. Korban pun telah melapor ke Polsek Menganti.
Berdasarkan laporan yang dibuat korban di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Menganti, sekitar pukul 09.15 WIB, korban bersama Suharso tiba di rumah dan membuka pintu.
Keduanya dibuat kaget karena mendapati kondisi bagian dalam rumah sudah berantakan. Barang-barang berserakan. Setelah diperiksa, sejumlah barang berharga diketahui hilang.
“Barang yang raib antara lain satu unit mesin cuci, tempat tidur, sepeda gunung, sepeda lipat, meja makan, serta sejumlah peralatan rumah tangga. Bahkan saya cek ijazah SD, SMP dan SMA juga hilang,” ungkap Indah, Senin (10/8).
Tak hanya barang-barang tersebut, pelaku juga membawa dokumen penting berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 02650. Kemudian STNK Honda Scoopy dengan nomor polisi L-3237-YV dan sepeda motor Honda Supra Fit bernomor polisi L-3501-ZJ.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 185 juta. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Menganti untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Indah, rumahnya memang kerap kosong karena keluarganya harus berobat rutin ke RSI Wonokromo. “Karena bapak harus bolak-balik kontrol ke RSI Wonokromo jadi tidak bisa setiap hari di rumah itu,” bebernya lagi.
Indah mengaku belum menerima perkembangan penyelidikan dari kepolisian. “Belum, saya belum dapat kabar apa-apa dari polisi. Saya juga tidak bisa hubungi beliau (polisi, Red). Saya berharap pelaku segera tertangkap,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman belum memberikan keterangan detail terkait peristiwa tersebut. “Sebentar kami cek ke Unit Reskrim,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (10/8).(*)






