KabarBaik.co, Jember – Jagat maya sempat dihebohkan dengan beredarnya video penampakan pocong di kawasan Sumbersari, Jember. Menanggapi keresahan warga, aparat kepolisian dari Sat Binmas Polres Jember langsung turun tangan mengecek lokasi guna memastikan kebenaran informasi tersebut.
Dari hasil penelusuran pada Senin malam (25/5), polisi memastikan bahwa video horor yang viral tersebut murni merupakan konten buatan warga alias hoaks.
Kasat Binmas Polres Jember Agus Kurniawan, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan kabar menyesatkan yang beredar di media sosial.
“Semalam kami menindaklanjuti berita viral terkait pocong. Kami imbau masyarakat jangan percaya berita bohong (hoaks) soal pocong tersebut,” ujar Agus, Selasa (26/5).
Agus juga mengingatkan para kreator konten agar tidak membuat materi yang dapat memicu keresahan atau kepanikan di tengah masyarakat. Ia berharap insiden ini bisa menjadi pelajaran bersama agar publik lebih bijak dalam bersosial media.
“Jangan membuat konten yang justru meresahkan masyarakat. Kami berharap masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan menyikapi informasi yang viral,” tegasnya.
Sementara itu, teka-teki di balik sosok berkain putih itu akhirnya terungkap. Sang pembuat video mengakui bahwa aksi menakut-nakuti tersebut sengaja disetting demi kebutuhan konten media sosial semata.
Pelaku diketahui bernama Khalifah, 36 tahun, warga Jalan MT Haryono, Wirolegi. Ia membeberkan bahwa sosok pocong yang terekam dalam video tersebut adalah dirinya sendiri.
“Pocong dalam video itu sebenarnya saya sendiri. CCTV sengaja saya arahkan sedemikian rupa supaya wajah saya tersensor (tidak terlihat),” aku Khalifah.
Menyadari aksinya memicu kegaduhan yang luas, Khalifah pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada institusi kepolisian dan masyarakat Jember.
“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Jember dan keluarga saya. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi,” pungkasnya.(*)







