Antisipasi Kelangkaan Saat Idul Adha, Stok LPG 3 Kg di Jember Ditambah 150 Persen

oleh -88 Dilihat
Ketua DPC Hiswana Migas Besuki Iqbal Wilda Fardana. (Foto: Aji)
Ketua DPC Hiswana Migas Besuki Iqbal Wilda Fardana. (Foto: Aji)

KabarBaik.co, Jember – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah bersama Pertamina mengambil langkah cepat untuk mengamankan pasokan elpiji bersubsidi di Kabupaten Jember. Alokasi LPG 3 kilogram (kg) melonjak drastis hingga 150 persen dari penyaluran harian normal.

Langkah intervensi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan konsumsi rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap terpenuhi, sekaligus mencegah risiko kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran.

Ketua DPC Hiswana Migas Besuki Iqbal Wilda Fardana, mengungkapkan bahwa dalam kondisi normal, distribusi harian LPG 3 kg di Jember berada di kisaran 78 ribu tabung. Namun, menyambut momentum hari raya ini, jumlahnya didongkrak tajam.

“Dari sebelumnya sekitar 78 ribu tabung per hari, kini meningkat menjadi lebih dari 117 ribu tabung per hari,” ujar Iqbal, Selasa (26/5).

Iqbal menjelaskan, penebalan stok ini tidak hanya dilakukan dalam satu hari, melainkan dibagi dalam beberapa tahap guna menjaga stabilitas pasar

“Sebelum Iduladha tambahan distribusi dikucurkan mulai Senin hingga Jumat menjelang hari raya san setelah Iduladha pasokan tambahan tetap digelontorkan pasca-hari raya untuk memastikan sisa kebutuhan masyarakat tetap aman dan tidak terjadi kekosongan di tingkat pangkalan,” jelasnya.

Meskipun pasokan melimpah, Hiswana Migas mengimbau masyarakat Jember agar tetap bijak dalam mengonsumsi LPG bersubsidi dan tidak melakukan pembelian berlebih akibat panik (panic buying).

Iqbal juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga harga di tingkat konsumen agar tidak dimanfaatkan oleh oknum pengecer nakal. Pengawasan ketat terus dilakukan mulai dari agen, pangkalan, hingga pengecer.

“Kami terus melakukan pemantauan agar LPG dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 18.000 per tabung sesuai SK Gubernur tahun 2024,” tegasnya.

Sebagai informasi, setelah masa penetapan penambahan kuota ini berakhir pada Jumat mendatang, skema distribusi LPG melon 3 kg di Jember diproyeksikan akan kembali berjalan normal seperti sedia kala.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.