KabarBaik.co – Kabupaten Blitar meneguhkan dedikasinya sebagai daerah ramah anak. Hal ini dibuktikan dengan raihan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) predikat Nindya tahun 2025, sekaligus kali ketiga secara berturut-turut.
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi kepada Bupati Blitar Rijanto, di Kantor Bupati Blitar, Senin (11/8) kemarin. Didampingi Pj. Sekretaris Daerah Khusus Lindarti, Rijanto menyambut penghargaan ini sebagai bukti nyata kerja keras bersama.
Sebelumnya, 8 Agustus 2025, pengumuman penghargaan dilakukan dalam sebuah acara seremonial yang dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Veronica Tan, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Eddy Hartono.
Mewakili Bupati Blitar, Kepala Dinas P3APPKB Mikhael Hankam Indoro, menerima penghargaan tersebut.
Hankam Indoro menjelaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil penilaian formal, melainkan buah dari kolaborasi lintas sektor yang konsisten. Ia memaparkan empat pilar utama yang menjadi sorotan dalam penilaian KLA 2025.
Pertama, Forum Anak Kabupaten Blitar, yang memberi ruang bagi anak-anak untuk menyuarakan ide dan turut serta dalam pembangunan daerah.
Kedua, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), yang menawarkan layanan konsultasi untuk mendukung pengasuhan dan memperkuat keluarga sebagai lingkungan aman bagi anak.
Selain itu, Program Sekolah Ramah Anak (SRA) menjadi pilar ketiga, memastikan lingkungan pendidikan yang nyaman, aman, dan bebas dari kekerasan. Pilar keempat adalah inovasi perlindungan anak yang terus diperbarui, melibatkan perangkat daerah, dunia usaha, media, hingga masyarakat sipil.
“Kami menjalankan program-program ini dengan semangat gotong royong, sehingga perlindungan anak menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat,” ungkap Hankam.
Bupati Rijanto menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, pelaku usaha, komunitas, media, hingga anak-anak itu sendiri. Menurutnya, mempertahankan Kategori Nindya selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan fondasi kokoh yang dimiliki Blitar.
“Terima kasih kepada semua yang telah bekerja keras. Kami kini menatap Kategori Utama sebagai target berikutnya,” ujarnya penuh optimisme.
Target Kategori Utama bukanlah angan kosong. Dengan program yang telah terbukti efektif, Blitar yakin dapat meningkatkan kualitas layanan, partisipasi masyarakat, dan kebijakan yang lebih inklusif.
Kategori Utama menandakan kemampuan daerah untuk memenuhi hampir seluruh hak anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan dari segala bentuk kekerasan.
Keberhasilan ini menjadi landasan kuat bagi Blitar untuk terus memajukan pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan anak dalam forum strategis menjadi bukti keseriusan daerah ini. Penghargaan KLA 2025 bukan sekadar trofi, melainkan pengakuan atas ekosistem perlindungan anak yang telah terbangun.(*)







