KabarBaik.co, Jombang – Bupati Jombang, Warsubi, meninjau langsung progres pembangunan kantor dan gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Tunggorono, Senin (4/5). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum koperasi dioperasikan massal pada akhir Juli 2026.
Dalam kunjungannya, Warsubi menyebut KDKMP di Tunggorono mulai mendapat dukungan armada logistik untuk operasional. “Dukungan tersebut mencakup satu unit truk, satu mobil pick-up, serta dua unit motor roda tiga (tosa),” ujar Warsubi kepada wartawan, Senin (4/5).
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 210 titik KDKMP di Kabupaten Jombang yang tengah dipersiapkan. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen atau 167 titik sudah dinyatakan siap. Meski begitu, Warsubi mengakui masih ada kendala terkait ketersediaan lahan di sejumlah desa dan kelurahan.
“Masih ada yang belum memiliki tanah yang sesuai. Nanti akan kami koordinasikan dengan pemerintah pusat terkait mekanisme pengadaannya,” jelasnya.
Program KDKMP merupakan bagian dari program nasional yang terintegrasi dengan sejumlah agenda strategis lain, seperti Sekolah Rakyat dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan seluruh kepala daerah diminta untuk mendukung penuh program tersebut.
Sementara itu, Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo menyampaikan rencana pemerintah pusat yang akan meluncurkan 1.000 titik KDKMP secara serentak di seluruh Indonesia pada akhir Juli 2026, menjelang peringatan HUT ke-81 RI. “Untuk Jombang, ditargetkan 210 titik sudah siap sepenuhnya pada Juli nanti,” kata Dicky.
Ia menambahkan, kendala lahan umumnya terjadi di wilayah kelurahan yang berada di kawasan perkotaan. Meski demikian, pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai. “Di Jombang ada 306 desa dan kelurahan. Masih kurang sekitar 96 titik, terutama di kelurahan yang terkendala lahan. Kami terus upayakan agar segera terpenuhi,” pungkasnya. (*)







